60,4 Hektare Hutan Gunung Semeru Terdampak Kebakaran

Rabu, 25 September 2019 19:59 Reporter : Darmadi Sasongko
60,4 Hektare Hutan Gunung Semeru Terdampak Kebakaran Kebakaran hutan di Gunung Semeru. ©2019 Merdeka.com/Darmadi Sasongko

Merdeka.com - Luas terdampak kebakaran hutan di Gunung Semeru dan sekitarnya telah mencapai 60,4 hektar. Luasan tersebut diprediksi akan terus bertambah mengingat beberapa titik api yang belum berhasil dikendalikan.

Arifin, Plt Kepala Sub Bagian Data, Evaluasi, Pelaporan dan Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) mengatakan, tim gabungan terus melakukan upaya pemadaman di wilayah kerja Resort PTN Ranupani, SPTN 3 Senduro, Bidang PTN Wilayah 2 Lumajang.

"Luas terdampak kebakaran sampai saat ini mencapai 60,4 Hektare. Beberapa titik api di lokasi Pusung Gendero, Ayek-Ayek, Ungup-Ungup dan Batu Tulis masih dalam proses pengendalian dan berpotensi meluas. Hal ini dipengaruhi faktor angin yang sangat kencang dan berada di lokasi bertebing serta berbukit," kata Arifin di Malang, Rabu (25/9).

Sementara lokasi kebakaran di Arcopodo, Kalimati, Kelik, Gunung Kepolo, Oro-oro Ombo dan Pangonan Cilik telah berhasil dipadamkan. Vegetasi yang terbakar didominasi tumbuhan bawah atau semak-semak, kirinyuh, kemlandingan, pakis, akasia dan cemara gunung.

"Kondisi pos pendakian di Ranupani saat ini sudah tidak ada aktivitas pendakian atau steril," ungkapnya.

©2019 Merdeka.com/Darmadi Sasongko

Tim gabungan dari berbagai unsur berjumlah 62 orang terus berkerja melakukan upaya pemadaman secara bergantian dengan strategi pergantian shift. Tim berasal dari TNBTS, TNI-POLRI, BPBP Lumajang, Linmas Pasrujambe, Komunitas Porter Desa Duwet dan Ranupani, Saver dan Gimbal Alas.

Pemadaman dilakukan dengan mendekati titik api yang bisa dijangkau dengan menggunakan jet shooter dan gepyok dengan ranting pohon. Selain itu juga diantisipasi dengan membuat sekat di medan datar.

"Sedang di medan bertebing terjal dan sulit dijangkau dilakukan pemantauan arah angin," ujar Arifin.

Arifin juga menekankan kepada tim untuk menjaga keselamatan selama bertugas di lapangan. Keselamatan tim menjadi prioritas atau safety-first dalam proses pengendalian kebakaran. [fik]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini