Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

6 Langkah Persiapan Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah secara Aman

6 Langkah Persiapan Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah secara Aman Sekolah di Tasikmalaya Mulai Gelar PTM Terbatas. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Seiring dengan perkembangan kasus Covid-19 yang melandai, beberapa daerah kini mulai memberlakukan pembelajaran tatap muka (PTM). Dari 514 kabupaten/kota, 471 daerah di antaranya berada di wilayah PPKM level 1-3.

Jika dihitung dari jumlah sekolah sebanyak 540 ribu sekolah, 91 persen di antaranya diperbolehkan melakukan PTM terbatas. Keputusan ini dibuat dengan mempertimbangkan faktor tertentu dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Pembelajaran tahun ajaran baru 2021/2022, sistem akan lebih dinamis dan mengacu pada Kebijakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) dan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemic Covid-19.

Untuk memastikan anak tetap aman, orangtua wajib mengingatkan anak untuk menerapkan protokol kesehatan dan melakukan berbagai persiapan. Lalu apa saja yang harus dipertimbangkan dan dipersiapkan?

Berikut hal-hal yang perlu dilakukan untuk persiapan pembelajaran tatap muka di sekolah secara aman seperti dirangkum merdeka.com dari berbagai sumber, pada Rabu (22/9).

1. Mengecek Kondisi Tubuh Sebelum Berangkat.

Sebelum berangkat ke sekolah, pastikan orangtua untuk selalu mengecek kondisi tubuh anak terlebih dahulu. Tujuannya, memastikan kondisi tubuh anak benar-benar sehat. Jika anak merasa panas atau mengalami gejala lainnya, lebih baik mengikuti pembelajaran di rumah untuk sementara waktu.

Dengan begitu, anak bisa mencegah penularan penyakit baru kepada orang lain. Agar tak tertinggal pelajaran, anak bisa diarahkan untuk meminta materi kepada guru maupun teman-teman tentang materi apa yang harus dipelajari serta apa yang harus dikerjakan.

2. Tetap Jaga Jarak.

Perlu diingat sekolah tatap muka saat ini tidak bisa berlangsung normal seperti sebelumnya. Maka langkah kedua yang wajib dipenuhi yakni selalu menjaga jarak aman. Untuk itu, jarak antar meja di kelas minimal 1,5 meter dengan diberikan jalur khusus untuk akses masuk dan keluar kelas.

3. Jangan Bertukar Alat Tulis dan Buku.

Seperti kita tahu penyebaran virus Covid-19 bisa dari mana saja. Untuk itu, siswa tidak diperkenankan bertukar alat tulis dan buku selama proses belajar mengajar. Di sinilah peran orangtua sangat penting memastikan kelengkapan media belajar sebelum anak berangkat ke sekolah.

4. Membawa Bekal Sendiri.

Pembelajaran tatap muka dilakukan dengan durasi yang lebih singkat dari biasanya. Sebab waktu di sekolah lebih dimaksimalkan untuk kegiatan belajar mengajar di kelas sehingga tidak ada jam istirahat di luar kelas. Termasuk larangan membuka kantin dan adanya pedagang di sekitar sekolah.

Oleh sebab itu, sebaiknya anak dibawakan bekal sendiri minimal air minum. Membawa bekal sendiri bisa menjadi cara efektif yang bisa kamu terapkan untuk meminimalkan kontak fisik dengan orang lain.

5. Menggunakan Double Masker.

Saat pelaksanaan PTM di sekolah harus ditekankan kepada anak untuk menggunakan dan tidak melepas masker. Jangan lupa membawa masker cadangan sebagai pengganti apabila masker yang dipakai kotor. Pastikan masker selalu dalam dalam kondisi bersih dan higienis.

6. Rajin Mencuci Tangan.

Anjuran gemar mencuci tangan sangat berlaku dalam proses belajar tatap muka. Untuk itu pihak sekolah menyediakan wastafel berikut sabunnya. Termasuk memastikan anak didik untuk mencuci tangan sebelum masuk ke ruang kelas maupun saat pelajaran usai.

Reporter: Azizta Laksa Mahardikengrat

(mdk/snw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Tujuan Pendidikan Inklusif, Lengkap Beserta Prinsip dan Penjelasannya
Tujuan Pendidikan Inklusif, Lengkap Beserta Prinsip dan Penjelasannya

Pendidikan inklusif adalah pendekatan dalam sistem pendidikan yang mengedepankan penerimaan dan partisipasi aktif semua siswa.

Baca Selengkapnya
Penjelasan Menkes Soal BPJS Kesehatan Kelas 1,2 dan 3 Dihapus
Penjelasan Menkes Soal BPJS Kesehatan Kelas 1,2 dan 3 Dihapus

Budi juga akan segera mengeluarkan Peraturan Menkesnya.

Baca Selengkapnya
Pemerintah Bakal Manfaatkan Kecerdasan Buatan dalam Proses Pembelajaran
Pemerintah Bakal Manfaatkan Kecerdasan Buatan dalam Proses Pembelajaran

Pemerintah Bakal Manfaatkan Kecerdasan Buatan dalam Proses Pembelajaran

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Berkas 6 Penyekap dan Pemerkosa Siswi SMP Segera Dilimpahkan ke Kejari, 3 Tersangka di Bawah Umur
Berkas 6 Penyekap dan Pemerkosa Siswi SMP Segera Dilimpahkan ke Kejari, 3 Tersangka di Bawah Umur

Berkas perkara tiga tersangka anak di bawah umur dipercepat prosesnya guna mempercepat persidangan di peradilan.

Baca Selengkapnya
Jadi Konsep Pendidikan Saat Ini, Begini Makna
Jadi Konsep Pendidikan Saat Ini, Begini Makna "Merdeka Belajar" Menurut Ki Hajar Dewantara

Konsep Merdeka Belajar ini diharapkan dapat memperbaiki proses belajar mengajar agar dapat berdampak baik dalam aspek kehidupan

Baca Selengkapnya
Metode Belajar Membaca untuk Anak TK, Orang Tua Harus Coba
Metode Belajar Membaca untuk Anak TK, Orang Tua Harus Coba

Kemampuan membaca tidak hanya membantu anak dalam belajar, tetapi juga membuka pintu bagi mereka untuk mengeksplorasi dunia.

Baca Selengkapnya
Penerapan Kelas Rawat Inap Standar BPJS Kesehatan Dikhawatirkan Buat Jumlah Peserta Menunggak Iuran Meningkat
Penerapan Kelas Rawat Inap Standar BPJS Kesehatan Dikhawatirkan Buat Jumlah Peserta Menunggak Iuran Meningkat

Penerapan Kelas Rawat Inap Standar BPJS Kesehatan Dikhawatirkan Buat Jumlah Peserta Menunggak Iuran Meningkat

Baca Selengkapnya
11 Hal Dasar yang Perlu Diajarkan pada Anak Sejak Dini, Bantu Lebih Mandiri sejak Muda
11 Hal Dasar yang Perlu Diajarkan pada Anak Sejak Dini, Bantu Lebih Mandiri sejak Muda

Keterampilan hidup merupakan pembelajaran berharga yang akan berguna sepanjang masa bagi anak-anak.

Baca Selengkapnya
Usai Membunuh, Pelajar SMK di Penajam Paser Setubuhi Jasad Ibu Pacarnya dan Sang Kekasih
Usai Membunuh, Pelajar SMK di Penajam Paser Setubuhi Jasad Ibu Pacarnya dan Sang Kekasih

Korban tewas yakni WL (35), SW (34), VD (12), RJ (15) dan ZA (3). Kelimanya luka di bagian kepala.

Baca Selengkapnya