6 Kabupaten di Jatim Rawan Kasus Stunting

Sabtu, 15 Desember 2018 00:11 Reporter : Moch. Andriansyah
6 Kabupaten di Jatim Rawan Kasus Stunting Gubernur Soekarwo. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Gubernur Jawa Timur Soekarwo menyebut bahwa kasus stunting alias gangguan pertumbuhan tidak hanya dialami anak dari keluarga miskin. Tetapi juga dari anak dari kalangan orang kaya.

Kasus stunting, menurut Soekarwo, lebih disebabkan oleh pola pemberian gizi yang tidak sesuai aturan kesehatan. "Jadi bukan soal kaya atau miskin," terang Soekarwo saat membuka Kampanye Gerakan Nasional Pencegahan Stunting di halaman Kantor Gubernuran, Jalan Pahlawan, Surabaya, Jumat (14/12).

Tapi permasalahan yang serius adalah, lanjutnya, tentang pola asuh. "Yang penting tumbuh kembangnya otak, bukan fisik," tegas gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo ini.

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS) di Tahun 2013, kata Soekarwo, tercatat ada 29 persen anak dari keluarga kaya mengalami stunting, yang tersebar di 11 kabupaten yang ada di Jawa Timur.

"Jumlah kasus stanting tertinggi berada di Kabupaten Sampang, Sumenep, Bangkalan, Probolinggo, Nganjuk dan Bondowoso," katanya.

Karena itu, masih kata Soekarwo, pihaknya akan mengoptimalkan kualitas Taman Posyandu yang diprakarsai Tim Penggerak PKK Jatim. Terlebih, Taman Posyandu ini merupakan program yang menerapkan konsep holistik integralistik.

"Taman Posyandu merupakan solusi yang tepat untuk mencegah terjadinya stunting, karena mengurusi 1.000 hari pertama kehidupan sejak anak dalam kandungan," ungkapnya.

Pakde Karwo menjelaskan, keberadaan Taman Posyandu sangat penting karena untuk mendampingi para ibu hamil mulai dari tahap kehamilan hingga pencataan kesehatan anak.

Kemudian bagi anak-anak usia dini, juga diberi pendidikan lewat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Sedangkan ibunya, kata Soekarwo, juga diberi kursus parenting skill atau ketrampilan mendidik anak, baik dalam hal pemenuhan gizi maupun pola asuh.

Lewat Taman Posyandu ini, Seokarwo menandaskan, para orang tua akan dididik serta diajari cara memberikan makanan bergizi dan sehat bagi anak. "Kebersamaan orang tua dan anak juga menentukan kualitas kehidupan anak."

Sekadar informasi, model Taman Posyandu yang dikembangkan di Jawa Timur ini, telah mendapat penghargaan dari Unicef. "Karenanya, program inilah yang harus dikembangkan secara nasional sebagai solusi atas kejadian stunting," tandas gubernur yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur ini. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini