6 Bulan kasus Novel Baswedan mandek, KPK sebut 'jadi ancaman bagi kita semua'
Merdeka.com - Enam bulan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Novel Baswedan sudah berlalu. Tetapi pelaku sampai saat ini belum terungkap oleh pihak kepolisian. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap pihak kepolisian segera menangkap pelaku.
Juru bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan jika pelaku penyerangan terhadap penyidik KPK belum ditemukan, maka menjadi ancaman bukan hanya untuk Novel Baswedan.
"Ini jadi ancaman bagi kita semua bukan hanya Novel. Karena itulah penting untuk menemukan pelaku penyerangan," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (12/10).
Febri mengatakan selama pelaku masih bebas, KPK akan terus memberikan perlindungan hukum dan keamanan kepada Novel. Perlindungan tersebut, akan terus dikoordinasikan KPK dengan Polri.
Dia lantas berharap kepolisian segera mengungkap kasus ini. Sebab, ini bukan hanya harapan dari KPK namun juga harapan masyarakat luas.
"Kami percaya polri melakukan upaya dan investigasi-investigasi untuk menemukan itu, saya rasa itu harapan KPK, harapan Novel, harapan pihak keluarga dan harapan publik," ucap dia.
(mdk/rzk)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya