5 Wilayah di Lampung Berpotensi Kena Tsunami Akibat Megathrust, Basarnas: Tetap Tenang Namun Waspada

Kepala Basarnas Lampung, Deden Ridwansah mengakui bahwa megathrust memiliki dampak besar bagi suatu wilayah terdampak.

Yosephin Suci Wulandari
5 Wilayah di Lampung Berpotensi Kena Tsunami Akibat Megathrust, Basarnas: Tetap Tenang Namun Waspada
5 Wilayah di Lampung Berpotensi Kena Tsunami Akibat Megathrust, Basarnas: Tetap Tenang Namun Waspada (Merdeka.com)

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Provinsi Lampung memprediksi dampak terbesar megathrust berpotensi dirasakan 5 kabupaten/kota yang ada di Lampung.

Kepala Basarnas Lampung, Deden Ridwansah mengakui bahwa megathrust memiliki dampak besar bagi suatu wilayah terdampak.

"Ya, megathrust, memang Lampung ini kan kebetulan dikelilingi oleh Selat Sunda dan Enggano. Nah, potensi ancaman tersebut tentunya harus kita antisipasi dengan meningkatkan kesiapsiagaan," katanya.

Ia menyebut, persiapan tersebut tidak hanya dari peralatan yang digunakan ketika bencana alam melanda, tetapi juga dari sisi personel yang bertugas. 

"Kita sudah mengukur kemampuan sumber daya yang ada di Provinsi Lampung, lalu sarana dan prasarananya. Kemudian kita juga membagi tugas, sehingga personel tahu harus berbuat apa. Nanti saat di lapangan sudah tidak ada miss-komunikasi. Itu yang kita harapkan," jelas Deden.

Deden menyebut bahwa jika megathrust dengan kekuatan yang besar dapat mengakibatkan tsunami, yang berdampak di  5 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Lampunh. 

"Kalau menurut para ahli ya, Ini sangat luar biasa potensi ancaman di Provinsi Lampung sendiri ini. Tsunami tentunya di sekitaran pesisir pantai, seperti Lampung Selatan, Kota Bandar Lampung, Kabupaten Pesawaran, Tanggamus, dan Pesisir Barat, itu yang mungkin terdampak oleh tsunami, karena memang berbatasan dengan pantai,"ungkapnya. 

Deden menyebut bahwa megatrust merupakan isu yang luar biasa, namun ia meminta kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang namun waspada meski bencana alam tersebut tidak dapat diprediksi.

"Jadi sewaktu-waktu bisa terjadi, pemerintah ya melalui Badan Penanggulangan Bencana, kemudian Basarnas, seluruh TNI/Polri, itu sudah melakukan mitigasi dan kesiapsiagaan. Termasuk di Lampung. Jadi jangan khawatir masyarakat, ya tetap tenang, aktivitas seperti biasa, tetapi selalu waspada dalam mengantisipasi segala kemungkinan-kemungkinan yang terjadi di perubahan cuaca ini," tutupnya.

Rekomendasi