5 Negara Kagumi Pasukan Elite TNI, Sampai Minta Dilatih Kopassus

Selasa, 15 Januari 2019 06:00 Reporter : Syifa Hanifah
5 Negara Kagumi Pasukan Elite TNI, Sampai Minta Dilatih Kopassus Prajurit komando TNI latihan perang di Aceh. ©2019 AFP PHOTO/CHAIDEER MAHYUDDIN

Merdeka.com - Kemampuan pasukan elit TNI sudah diakui kehebatannya di dunia internasional. Seperti pasukan Komando Pasukan Khusus atau Kopassus. Sepak terjang dan kemampuan pasukan elite TNI ini dikagumi negara lain.

Berikut ini negara-negara yang mengakui kehebatan Kopassus sampai minta dilatih pasukan elite TNI ini:

1 dari 5 halaman

Pujian dari Komandan Pasukan Elite Australia

Latihan Bersama Kopassus dan SASR. ©2016 handout/Pen Kopassus

Pasukan elit Australia memuji kehebatan Kopassus sebagai salah satu satuan elite di TNI Angkatan Darat. Pengakuan itu keluar dari mulut Komandan Operasi Khusus Australia (Socaust) Mayor Jenderal Jeff Sengelman usai menghadiri Latihan Bersama Dawn Komodo antara Kopassus dan Special Air Service Regiment (SASR) Australia.

"Dari demonstrasi yang dilihat tadi yang dipertunjukkan oleh prajurit Kopassus, saya yakin motto, skill, dan keterampilan prajurit Kopassus masih yang terhebat di dunia," kata Mayjen Jeff Sengelman.

2 dari 5 halaman

Jenderal dari Laos Dulu Dilatih Kopassus

Jenderal Kong Le. ©istimewa

Jenderal Kong Le, seorang prajurit tangguh yang memiliki jasa besar terhadap negerinya dari invasi Viet Minh, pasukan komunis Vietnam di bawah kepemimpinan Ho Chi Minh. Dia anggota Angkatan Darat Kerajaan Laos, dan bergabung bersama pasukan payung. Ketangguhannya dalam menjalani pertempuran membuatnya diberi kepercayaan untuk memimpin Batalion Parasut ke-2.

Pasukan yang dipimpinnya ini memiliki pengalaman tempur dengan pasukan Viet Minh dalam rentang tahun 1959 dan 1960. Kong Le bergabung dengan Angkatan Darat Kerajaan Laos pada pertengahan 1951.

Ternyata Kapten Kong ini juga pernah dilatih oleh Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopassandha, kini Kopassus). Hal ini diungkap Luhut Pandjaitan kepada Hendro Subroto dalam bukunya 'Para Komando: Perjalanan Seorang Prajurit' terbitan Kompas.

3 dari 5 halaman

Brunei Darussalam

Kopassus. ©2017 Merdeka.com

Kopassus TNI AD kebanjiran permintaan untuk melatih tim khusus regu tembak dari negara-negara tetangga ASEAN. Permintaan ini berdatangan setelah TNI AD sukses mengukir prestasi gemilang di kompetisi tahunan Asean Armies Rifle Meet (AARM) ke-24 yang berlangsung di Vietnam.

"Negara-negara lain atau penyelenggara sendiri datang meminta pelatih Kopassus untuk melatih (menembak). Ada Brunei dan Myanmar," ujar Asisten Intelijen Danjen Kopassus, Kolonel Inf. I G Putu Danny 2014 lalu.

4 dari 5 halaman

Pasukan Khusus Filipina

Kopassus. ©Kopassus

Beberapa negara di ASEAN juga telah meminta Kopassus melatih menembak. Bahkan, beberapa negara yang telah dilatih Kopassus sudah bisa meraih emas di ajang bergengsi militer ASEAN seperti kompetisi tahunan Asean Armies Rifle Meet (AARM). 911 pasukan khusus Filipina, juga ikut jam master di Kopassus.

Setelah dilatih Kopassus, pasukan elit 911 Filipina sudah bisa meraih emas di ajang bergengsi militer ASEAN itu. Semenjak 2 periode mereka ikutan dilatih, mereka sudah bisa dapat medali di ajang lomba menembak internasional.

5 dari 5 halaman

Batalyon Para-Komando Kamboja

Kopassus. ©2017 Merdeka.com

Batalyon Para-Komando Kamboja adalah salah satu unit militer utama Tentara Kerajaan Kamboja (Royal Cambodian Army). Batalyon Para-Komando Kamboja memiliki asal usul pada Maret 1972 sekitar 60 orang dikirim ke Indonesia untuk menghadiri kursus Para-Komando di Sekolah Komando Pasukan Khusus Batujajar, dekat Bandung

Setelah kursus sembilan bulan yang dilakukan oleh instruktur Kopassus, kontingen kembali ke Phnom Penh pada November 1972. Karena kebanyakan anggota dari kesatuan ini adalah prajurit-prajurit alumni didikan Kopassus Indonesia. Maka tidak heran dengan pasukan komando yang satu ini, hampir mirip Kopassus, mulai dari cara penggelaran pasukan, penempatan pasukan dan gerakannya pun hampir mirip. [has]

Baca juga:
Tulis Resimen Pelopor Duduki Markas RPKAD Tahun 1968, Penulis Buku Minta Maaf
Panglima TNI Sebut Kopassus Ibarat Senjata Pamungkas, Tak Diduga & Mematikan
Deretan Pasukan Elite TNI yang Cocok Memburu Pemberontak Papua
Cukup 20 menit pasukan elite RPKAD rebut RRI dari tangan PKI

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini