Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

4.500 siswa dan guru di Aceh terlibat simulasi evakuasi bencana

4.500 siswa dan guru di Aceh terlibat simulasi evakuasi bencana Ilustrasi Gempa Bumi. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Menghadapi Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) yang ditetapkan 26 April setiap tahun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banda Aceh akan melibatkan 4.500 siswa dan guru dalam simulasi evakuasi bencana.

Selain siswa, ada 300 warga di Gampong (Desa) Pande, Kecamatan Kuta Raja juga dilibatkan untuk melakukan simulasi evakuasi mandiri. Di gampong ini akan diuji kesiapsiagaan gampong dalam menghadapi bencana. Dipilih gampong ini, karena sangat berdekatan dengan laut dan kawasan paling parah dampak tsunami 12 tahun lalu.

"Kegiatan dimaksud akan dimulai sejak pukul 10.00 WIB sampai 12.00 WIB," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Banda Aceh, Fadhil dalam konferensi pers di Sekber Jurnalis Banda Aceh, Selasa (25/4).

Pusat simulasi akan dilakukan di sekolah masing-masing. Yaitu SMA Negeri 1 Banda Aceh, SMP Muhammadiyah, MTsN Darusyariah, SD Negeri 1 dan 2, SD 1 dan 2 Muhammadiyah dan TK Baitul Qurani.

"Nantinya evakuasi akan dipusatkan di Museum Tsunami di Blang Padang," jelasnya.

Adapun titik kumpul paling aman dari tsunami, sebagaimana pengalaman bencana tsunami 12 tahun silam yaitu di Stadion Harapan Bangsa, Lhongraya, Keutapang dan Ulee Kareng. Ketiga lokasi ini merupakan tempat evakuasi akhir bila seaktu-waktu terjadi bencana tsunami di Banda Aceh dan sekitarnya.

"Ini akan menjadi gerakan moral semua pihak agar kita selalu ada kesiapsiagaan menghadapi bencana," jelasnya.

Kata Fadhil, simulasi dalam menghadapi HKBN ini melibatkan elemen sipil dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Lembaga-lembaga tersebut akan mengambil titik masing-masing dalam melakukan evakuasi mandiri. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP