4 Penumpang mobil tewas ditabrak KA Argo Bromo rombongan pengantin
Merdeka.com - Empat korban tewas akibat kecelakaan di perlintasan liar tanpa palang pintu Desa Nagrok, Kecamatan Torok, Kabupaten Purwodadi, Jawa Tengah, merupakan rombongan pengantin. Rombongan pengantin itu berangkat dari Perumahan Dinar Mas sekira pukul 07.00 WIB.
"Berangkat jam 07.00 WIB ke Toroh, Purwodadi. Mau ngunduh manten mbesan istilah Jawa. Pengantin lakinya namanya Chosim orang Purwodadi. Sementara untuk pengantin perempuan anak sini Aski, masih kuliah," kata Jumanto (55) warga Dinar Mas IX Nomor 32 yang merupakan tetangga korban saat ditemui di rumah duka korban, Sabtu (20/5).
Ada empat mobil rombongan pengantin itu. Yaitu, mobil Avanza, APV, mini bus Elf dan Innova.
Asihono (55), tetangga korban lainnya mengatakan, kecelakaan terjadi sebelum rombongan sampai di rumah Chosim warga Torok, Kabupaten Grobogan, yang merupakan sang pengantin pria.
"Yang tertabrak kereta api milik Pak Agus Bambang. Jadi itu kecelakaanya pas berangkat belum sapai di rumah sang pengantin pria," ungkap Asihono.
Pihak warga sekitar rumah korban mengira jika jalur yang dipilih untuk menuju ke rumah pengantin pria adalah jalur alternatif. Sehingga keempat mobil rombongan pengantin mengambil jalur alternatif untuk mempersingkat waktu.
"Mungkin lewat nerobos jalan Penawangan biar cepat sampai di rumah pengantin pria," pungkasnya.
Sebelumnya, Kecelakaan yang melibatkan Kereta Api (KA) menabrak mobil terjadi Sabtu (20/5) di perlintasan tanpa palang pintu di Km.53/300 antara Stasiun Ngrombo/ Sedadi, tepatnya di Desa Nagrok, Kecamatan Torok, Kabupaten Purwodadi, Jawa Tengah sekira pukul 10.30 WIB.
Akibat kecelakaan, empat orang tewas meninggal dunia setelah mobil Avanza bernopol B 1937 UZQ tertabrak kemudian terseret hampir 500 meter akibat ditabrak oleh KA Argo Bromo Anggrek jurusan Surabaya Pasar Turi menuju ke Stasiun Gambir, Jakarta.
Bahkan, saat KA Argo Bromo Anggrek dengan loko bernomor CC.206.1392 yang dimasinisi Ari dan asistenya M.Agus berhasil berhenti di Stasiun Sedadi mobil terbakar dan keempat penumpang langsung meninggal dunia.
Keempat korban itu adalah; Agus Bambang (60) warga Perumahan Dinar Mas Semarang, Agus Abdullah (54) warga Ketilang Semarang, Ihsan Ngadikan(58) warga Perumahaan Dinar Mas Semarang dan Bahtiar (30) warga Perumahan Dinar Mas Semarang.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya