4 Kasus pelanggaran wilayah RI paling parah oleh Malaysia
Merdeka.com - Malaysia sepertinya tidak berhenti membuat ulah. Berulang kali diperingatkan, armada Negeri Jiran masih saja menembus batas laut dan udara Indonesia.
Situasi ini tentu saja membuat hubungan antara Indonesia dan Malaysia kembali memanas. Salah satu yang sempat membuat heboh ketika kapal perang Malaysia tiba-tiba memasuki wilayah perairan Ambalat tanpa izin.
Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengaku sudah ada kesepakatan antara Panglima Angkatan Bersenjata Malaysia untuk tidak lagi mengerahkan prajurit di wilayah Ambalat, itu akan diselesaikan secara diplomatik.
"Saya sering berkomunikasi dengan Panglima Diraja Malaysia, untuk bersepakat soal Ambalat, tidak perlu lagi kita turunkan pasukan bersenjata," kata dia.
Berikut kasus-kasus pelanggaran wilayah RI paling parah oleh Malaysia:
Helikopter berisi menteri pertanian Malaysia mendarat di Nunukan
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comNegara serumpun Malaysia kembali berulah. Kali ini helikopter carteran yang membawa menteri pertanian Malaysia mendarat di lapangan helipad Yonif 521 Kampung Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara."Kemarin memang betul, Minggu sekitar pukul 08.00 Wita, ada helikopter yang diduga milik Malaysia mendarat di pos pengamanan perbatasan Satgas Yonif 521. Jadi sebelumnya mereka muter-muter seperti sedang orientasi," kata Kadispen TNI AD Brigjen Wuryanto saat berbincang dengan merdeka.com, Senin (29/6).Menurutnya, sesaat setelah mendarat helikopter tersebut tetap menyalakan mesinnya. Prajurit TNI AD yang bertugas langsung menghampiri helikopter yang mendarat tanpa izin tersebut."Helikopter langsung mendarat tetapi mesin tetap berputar kencang. Anggota pos langsung mendekati ke sana tetapi co pilot memberikan isyarat untuk jangan mendekat dengan tanda menempelkan tangan di kaca dan langsung terbang tidak sampai lima menit," terang dia.
Pesawat militer Malaysia terobos Ambalat
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPesawat militer Malaysia disebut-sebut memasuki dan melanggar wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan, Blok Ambalat. Kejadian ini tercatat yang kesekian kali.Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) menyatakan, hingga saat ini sudah sembilan kali pesawat perang milik Malaysia tersebut masuk ke wilayah udara Indonesia tanpa izin.Komandan Lanud Tarakan Letkol Penerbang Tiopan Hutapea mengatakan adanya pesawat asing yang memasuki wilayah udara Ambalat dan terpantau Satuan Radar 225 Kosek II, Kohanudnas di Tarakan, Kalimantan Utara.Menurut komandan satuan radar Mayor Lek M Suarna, pelanggaran wilayah di perbatasan memang seringkali dilakukan oleh pesawat Malaysia."Pasti nanti akan diingatkan ya lah. Kita dalam dunia diplomasi ada yang diawali dari soft dulu, kenapa lu mesti begitu, kan gitu," jelas Panglima TNI Jenderal Moeldoko di Istana Presiden, Jakarta, Senin (15/6).
Kapal perang Malaysia masuk perairan Ambalat
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comHubungan antara Indonesia dan Malaysia kembali memanas. Pemicunya, kapal perang milik Malaysia tiba-tiba memasuki wilayah perairan Ambalat tanpa izin.Panglima TNI Jenderal Moeldoko menyatakan, untuk mengakhiri ketegangan di wilayah Ambalat antara Indonesia dan Malaysia, pihaknya berencana membentuk tim. Tim tersebut disebut dengan Divisi Siber yang bermarkas di Badan Intelijen Strategis atau BAIS."Kita sedang membentuk Divisi Siber. organisasi yang kita susun ini nantinya diketuai oleh anggota TNI berpangkat bintang satu, Dia mengepalai khusus di bidang siber yang bermarkas di BAIS," kata Moeldoko di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (18/6).Dia berpesan masyarakat harus membedakan mana kepentingan bangsa dan bukan, serta jangan mudah terprovokasi."Hanya yang saya pesankan jangan selalu mengatakan ini perang siber. Jangan semaunya bicara saiber, luas banget pengertiannya. Maksud saya harus dibatasi. Pada level mana ini mengutamakan kepentingan nasional, pada level mana kepentingan lingkungan strategi, dan pada level mana taktis," tegasnya.
Tentara Malaysia masuk Nunukan tanpa paspor
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSeorang tentara Malaysia LLP, Raymonega Bin Taguna, ditangkap aparat di Pelabuhan Sei Nyamuk, Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara sekitar pukul 09.30 WITA. Dia ditangkap karena masuk secara illegal atau tidak ada paspor.Saat diinterogasi, ia mengaku sebagai warga negara Malaysia yang masuk ke Pulau Sebatik untuk menemui keluarganya yang berada di Kabupaten Nunukan Kota Tarakan dan Kabupaten Berau (Kaltim)."Jadi ketika diinterogasi yang bersangkutan mengaku sengaja tidak membawa Identity Card Malaysia miliknya supaya dianggap sebagai warga Malaysia biasa," ujar Kepala Polsek Sei Nyamuk, Iptu Oman dikutip Antara, Jumat (8/5).Polisi mengetahui yang bersangkutan adalah tentara saat menggeledah Raymonega. Polisi menemukan kartu anggota nomor 6191458 dengan pangkat LLP atas nama Raymonega Bin Taguna kelahiran 17 Mei 1986.Selain itu, Raymonega diketahui adalah pasukan REJ 507 AW tentara Malaysia di Pengawal Keselamatan Security Guard Apartemen yang beralamat Penampang Kota Kinabalu Negeri Sabah.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya