35.703 Warga Solo Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Pertama
Merdeka.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo terus melakukan proses Covid-19 untuk tenaga kesehatan (nakes) dan sasaran prioritas lainnya. Yakni TNI, Polri, pedagang, lansia, media, guru, pelayanan publik, tokoh agama dan atlet.
Hingga saat ini dari total 113.000 orang yang menjadi prioritas, 35.703 orang sudah menjalani vaksinasi dosis pertama. Dari jumlah tersebut sebanyak 13.456 dosis pertama diberikan kepada para tenaga kesehatan (nakes). Sedangkan untuk vaksin dosis kedua baru bisa diberikan kepada 9.563 nakes.
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo Siti Wahyuningsih mengatakan saat ini vaksinasi dilakukan dengan sasaran guru, SMP dan SMA. Hal tersebut seiring dengan akan dimulainya pembelajaran tatap muka Juli mendatang.
“Hari ini ada 3.200 guru yang kita vaksin di 24 faskes (fasilitas kesehatan). Yakni 19 puskesmas dan 5 rumah sakit,” ujar Siti, Selasa (9/3).
Jumlah tersebut, lanjut Siti, belum keseluruhan, karena jumlah guru yang ada di Kota Solo sangat banyak. Sebanyak 3.200 guru tersebut akan diselesaikan hari ini. Sehingga para hari berikutnya bisa dilakukan vaksinasi kepada sasaran lainnya.
“Semua penting (divaksin), tapi kan ada prioritas-prioritas. Kalau semua minta disuntik bareng kan nggak bisa. Vaksinnya tidak ada, yang nyuntik juga siapa ? Semua prioritas, tapi kan bertahap,” katanya.
Siti meminta masyarakat bersabar untuk menunggu giliran mendapatkan giliran vaksinasi. Pemerintah, dikatakannya, pasti akan memperhatikan warganya.
“Semua dibuat skala prioritas. Covid ini harus terkendali, salah satunya dengan vaksinasi, biar orang segera sehat kembali, ekonomi segera bangkit. Tapi ya diatur, bertahap,” katanya.
Siti menyampaikan, target 4 tahap vaksinasi diperkirakan akan selesai pada bulan Juni 2021. Jika kekebalan komunitas sudah tercapai, diharapkan angka penularan Covid-19 semakin bisa ditekan.
Menurut dia, hingga saat ini untuk vaksinasi tahap kedua dengan sasaran pedagang, TNI, Polri, Media dan lainnya sudah mencapai 25 persen. Dari 113.000 sasaran sudah sekitar 32.000 disuntik vaksin dosis pertama. Untuk tahap kedua ini, pihaknya baru saja menerima tambahan vaksin sebanyak 825 vial. Sebelumnya pihaknya telah menerima 70 ribu dosis vaksin Sinovac untuk tahap kedua.
“Untuk tahap kedua itu hitungan saya sudah 25 persen. Ini vaksin saya sudah mau habis. Kalau janjinya pak menteri kan setiap minggu ada tambahan. Lha ini tadi ada tambahan 825 vial,’ tutupnya.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya