30 Persen angkutan mudik belum laik jalan
Merdeka.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan proses ramp check terhadap angkutan mudik masih 70 persen. Sisanya belum melalui ramp check atau Kegiatan Inspeksi Angkutan Umum, sehingga belum masuk kategori laik jalan.
"Sekarang ini masih 70 persen (ramp check)," kata Budi usai memantau arus mudik di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Selasa (20/6).
Menurut Budi, ramp check terus dilakukan oleh jajarannya. Pada satu-dua hari ke depan diharapkan telah menyentuh angka 90 persen angkutan yang dinyatakan laik jalan.
"Ini tiap hari di semua terminal kita minta Dishub untuk melakukan (ramp check)" ujarnya.
Angkutan yang telah melalui ramp check akan diberikan tanda stiker biru dengan tulisan 'Laik Jalan Angkutan Lebaran Tahun 2017'. Maka dari itu, Budi mengingatkan agar pemudik tak menaiki bus yang belum diberikan stiker biru tersebut.
Mantan Dirut PT Angkasa Pura II ini mengungkapkan telah memberikan sanksi bagi 33 angkutan bus yang tersebar di Jakarta. Sanksi diberikan karena 33 bus tak laik jalan.
"Sanksi sebelum mudik tidak boleh beroperasi. Balik ke pul untuk diperbaiki. Nanti baru kita lihat lagi secara menyeluruh di terminal," ujarnya.
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menjelaskan Pemprov DKI melalui Dishub telah melakukan ramp check sejak pekan lalu. Selain Terminal Kampung Rambutan, Djarot menjelaskan angkutan di Terminal Pulo Gebang telah dicek sehingga dinyatakan laik jalan. Pada prinsipnya, kata Djarot, Pemprov DKI berkomitmen untuk menjamin keselamatan bagi para pemudik.
"Makanya supirnya (bus) juga diperiksa kesehatan, penumpangnya juga kalau ada keluhan bisa difasilitasi, bisa juga diperiksa kesehatan. Jadi posko terpadu," kata Djarot yang juga meninjau Terminal Kampung Rambutan bersama Menteri Budi ini. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya