3 Anak Diduga Korban Pencabulan di Luwu Timur Hari Ini Jalani Pemeriksaan Psikologi

Rabu, 1 Desember 2021 11:35 Reporter : Bachtiarudin Alam
3 Anak Diduga Korban Pencabulan di Luwu Timur Hari Ini Jalani Pemeriksaan Psikologi Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan. ©2021 Antara

Merdeka.com - Tiga anak diduga korban pencabulan ayah kandung di Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), menjalani pemeriksaan psikologi forensik di Mapolda Sulsel. Pemeriksaan psikologi forensik tersebut dilaksanakan setelah penyidik berhasil mendapatkan keterangan dari orang tua korban.

"Sudah (hadir) dan sedang dalam pemeriksaan psikologi forensik," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan saat dikonfirmasi, Rabu (1/11).

Adapun kehadiran ketiga korban berdasarkan undangan pemanggilan Unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak) Polda Sulsel kepada Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar pada Senin (29/11) lalu. Menurut Ramadhan, pemeriksaan itu diperkirakan berlangsung satu minggu.

"Pemeriksaan psikologi forensik itu membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Minimal 1 minggu, terhadap ketiga anak yang diduga dilakukan kasus pencabulan tersebut," tutur dia.

Sebelumnya, kasus dugaan pencabulan dilakukan ayah kandung terhadap tiga anaknya di Luwu Timur (Lutim) memasuki babak baru. Bareskrim Mabes Polri membuka kembali penyelidikan kasus itu dengan mengeluarkan laporan tipe A tertanggal 12 Oktober 2021.

Keputusan Bareskrim membuka kembali penyelidikan kasus tersebut disambut baik kedua belah pihak, yakni ibu korban sebagai pelapor dan juga ayahnya sebagai terlapor. Sejak kasus ini dibuka kembali, kedua orang tua tiga anak telah menjalani pemeriksaan baik di Polres Lutim maupun Polda Sulsel.

Terbaru, Polda Sulsel telah melakukan pemeriksaan terhadap pelapor yakni ibu tiga anak di Lutim yang diduga dicabuli ayah kandungnya. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar yang melakukan pendampingan membenarkan jika penyidik Polda Sulsel telah memeriksa kliennya.

Direktur LBH Makassar Muh Haedir mengatakan, ibu tiga anak korban pencabulan telah dua kali diperiksa penyidik Polda Sulsel.

"Iya, diperiksa sebagai pelapor atau sebagai ibu korban. Diperiksa di Polda Sulsel," ujarnya melalui telepon, Jumat (5/11).

Haedir mengatakan, kliennya diperiksa terkait laporan model A yang dikeluarkan oleh kepolisian. Laporan itu merupakan tindak lanjut setelah adanya asistensi Bareskrim Mabes Polri setelah kasusnya mencuat kembali.

"Polisi baru memeriksa ibunya, sementara tiga anaknya yang menjadi korban masih belum," tuturnya.

Menurutnya, pemeriksaan terhadap tiga anak itu perlu pertimbangan matang. Ia beralasan faktor psikis tiga anak tersebut harus dijaga.

"Banyak hal yang harus dipertimbangkan terkait psikologi dan lain-lain," tegas Haedir.

Meski begitu, jika penyidik Polda Sulsel akan memeriksa korban, pihaknya sudah siap. Ia menegaskan akan mendampingi ketiganya.

Reporter: Nanda Perdana Putra [gil]

Baca juga:
Kasus Anak Dicabuli di Luwu Timur, Polisi Periksa 52 Saksi & Belum Temukan Kekerasan
Kasus Ayah Diduga Cabuli Tiga Anak di Luwu Timur, Polda Sulsel Periksa Ibu Korban
Kasus Ayah di Luwu Timur Diduga Cabuli 3 Anaknya, Ibunda Korban Diperiksa
Fakta Baru Dugaan Pencabulan Anak di Lutim, Ditemukan Peradangan di Alat Vital Korban
Polisi Periksa Ayah Diduga Cabuli Anak Kandung di Lutim Terkait Pencemaran Nama Baik
Kasus Dugaan Pencabulan 3 Anak di Lutim, Polda Sulsel Kesulitan Periksa Ibu Korban
Ibu 3 Anak Dilapor Balik Mantan Suami, LPSK Ingatkan UU Perlindungan Saksi & Korban

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini