21 Rumah di Paser Kaltim Rusak Usai Dihantam Gelombang Tinggi 5 Meter
Merdeka.com - Puluhan rumah warga pesisir Desa Labuangkalo, Tanjung Harapan, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, rusak diterjang gelombang tinggi. Lima di antaranya ambruk dan ikut terseret arus.
Peristiwa itu terjadi Rabu (20/2) petang kemarin. Peningkatan permukaan air laut mulai terjadi sejak siang hari. Hingga memasuki petang, meningginya permukaan air laut berubah menjadi gelombang tinggi.
"Pas setelah azan Magrib, gelombang tinggi kurang lebih 5 meter, menyapu rumah warga pesisir itu. Ada 5 rumah hanyut disapu gelombang," kata petugas Pusdalops BPBD Kabupaten Paser, Hendri Tham, dikonfirmasi merdeka.com, Kamis (21/2).
Malam harinya, usai menerima laporan warga setempat, BPBD Paser dan instansi gabungan lainnya bergerak ke lokasi. "Kita inventarisir, selain 5 rumah ambruk dan hanyut disapu gelombang, ada 16 rumah rusak ringan," ujar Hendri.
"Juga ada 21 rumah lain terkena gelombang setinggi 5 meter itu, dan 3 jembatan jalan juga rusak parah. Keseluruhan, ada 21 kepala keluarga terdampak gelombang tinggi itu," tambah Hendri.
Tim gabungan kembali mendatangi lokasi kejadian. Sebagian warga, memilih mengungsi ke tempat keluarga mereka yang lebih aman dari terjangan gelombang tinggi serupa.
"Masih, warga masih was-was ada gelombang susulan. Yang sudah mengungsi, sebagian warga lain juga mengungsi. Karena masih ada potensi gelombang tinggi terulang lagi sore ini," ungkap Hendri.
Hendri memastikan, tidak ada korban jiwa pascakejadian itu. "Jadi, BPBD dengan tim gabungan lain, masih tinggal di lokasi, sewaktu-waktu mewaspadai terjadinya gelombang tinggi lagi. Di sisi lain, warga yang mengungsi sejak kemarin malam, rumahnya memang sudah tidak bisa ditempati lagi," katanya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya