20 Kontingen PON diisukan mundur, KONI DKI sebut besok masih tanding

Rabu, 28 September 2016 01:10 Reporter : Andrian Salam Wiyono
20 Kontingen PON diisukan mundur, KONI DKI sebut besok masih tanding Stadion Gelora Bandung Lautan Api. ©2016 merdeka.com/andrian salam wiyono

Merdeka.com - Dua hari jelang penutupan, berhembus kabar bahwa 20 KONI yang turut serta dalam PON XIX/2016 Jawa Barat akan mundur. Isu itu beredar di kalangan wartawan sejak Selasa (27/9) sore tadi.

Disebut-sebut kemunduran para kontingen dikoordinir oleh DKI Jakarta, yang belakangan memang vokal melontarkan protes pada Jawa barat selaku tuan rumah PON XIX.

"Sangat tidak benar jika DKI Jakarta akan mundur. Besok saja kita masih banyak yang tanding di final. Masa mundur," kata Ketua Umum Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) DKI Jakarta Raja Sapta yang ditemui di Hotel Patrajasa, Kota Bandung, Selasa (27/9) malam.

Sekalipun protes kerap dilayangkan terhadap Jabar, namun DKI Jakarta kata dia tidak seburuk itu. Sampai-sampai harus mundur dari hajat akbar olahraga nasional.

"Kita sukseskan penyelenggaraan sampai akhir. Kita harapkan, wasit profesional, DKI di final bisa mendapatkan emas-emas," ungkapnya.

Menurut dia, sejak informasi itu beredar, Staf Khusus Kementerian Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia juga sampai mengetahui hal tersebut. Pihaknya langsung membantah kabar burung yang tidak diketahui asal-usulnya itu.

"Sampai stafsus Menpora ngehubungi, enggak ada saya bilang. Kita enggak punya taring buat mundur. Kita enggak tahu dikondisikan sama siapa," ujarnya.

Menurutnya, sikap mundur pada multievent itu menjelang akhir, sangat keliru. Bahkan, lanjut dia, kalau sudah ada niatan mundur maka akan dilakukan dari sebelum PON dimulai, bukan menjelang penutupan. [sho]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini