2 Tukang Bakso Curi Motor Mantan Majikan Buat Cetak Uang Palsu

Rabu, 8 September 2021 03:02 Reporter : Saud Rosadi
2 Tukang Bakso Curi Motor Mantan Majikan Buat Cetak Uang Palsu dua tukang bakso curi motor mantan majikan. ©2021 Merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Zulfian (25) dan Sabriansyah (28) ditangkap polisi. Keduanya jadi tersangka curanmor milik mantan majikan mereka, Budi Susanto. Uang hasil jual motor curian digunakan beli printer untuk mencetak uang palsu.

Aksi pencurian itu terjadi Kamis (26/8) dini hari. Pemilik motor Budi Susanto, kaget motornya yang terkunci raib saat terparkir di depan rumah ketika hendak dia gunakan pagi harinya.

"Dari kejadian itu, korban lapor ke Polres," kata Kanit Jatanras Satreskrim Polresta Samarinda Ipda Dovie Eudy, dikonfirmasi merdeka.com, Rabu (7/9).

Dari penyelidikan polisi terungkap, pelaku pencurian adalah Zulfian dan Sabriansyah yang tidak lain adalah eks anak buah korban Budi Santoso. Kedua pelaku pun diciduk di kamar kosnya di Jalan Rapak Indah di Samarinda.

"Sebelumnya, Zulfian dan Sabriansyah ini bekerja dengan korban sebagai pedagang bakso dan kemudian diberhentikan korban. Tapi sebelum diberhentikan, ternyata pelaku sempat kembuat kunci duplikat," ujar Dovie

Bekal kunci itu, pelaku dengan mudah mencuri motor korban. "Ya motornya tinggal ambil (curi) karena ada kunci duplikatnya. Setelah dicuri, dijual di medsos laku Rp2 juta. Dua juga dibagi dua masing-masing dapat Rp1 juta untuk beli bensin, makan sehari-hari dan lainnya," tambah Dovie.

Sabriansyah ternyata punya ide beli printer seharga Rp 700 ribu dari masing-masing uang Rp 1 juta itu. Belajar dari youtube, Sabri mencetak uang palsu dan sempat dibelanjakan di warung-warung kecil.

“Kalau ke warung pasti malam hari, uangnya dilipat-lipat supaya pedagang tidak curiga. Memang sekilas uang palsunya mirip asli," terang Dovie.

Selain motor curian, polisi juga mengamankan barang bukti printer, cutter, uang palsu antara lain 1 lembar uang Rp100 ribu asli, empat lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu, 47 lembar uang Rp20 ribu, 4 lembar uang Rp5 ribu, dan uang pecahan Rp100 ribu, Rp20 ribu dan Rp5 ribu yang belum dipotong.

"Kita terapkan dua pasal tentang pencurian pemberatan pasal 363 KUHP pencurian dengan pemberatan dan tentang uang palsu," kata Dovie. [rnd]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pencurian
  3. Kriminal
  4. Curanmor
  5. Samarinda
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini