2 Tahanan Polsek Kuta Selatan yang Kabur Ditangkap di Jakarta

Sabtu, 29 Juni 2019 00:09 Reporter : Moh. Kadafi
2 Tahanan Polsek Kuta Selatan yang Kabur Ditangkap di Jakarta Tahanan Polsek Kuta Selatan kabur berhasil ditangkap. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Dua tahanan yang kabur dari Rumah Tahanan Polsek Kuta Selatan, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Bali, Selasa (25/6) lalu, akhirnya berhasil diringkus di Jakarta.

"Dua tahanan yang melarikan diri dari tahanan Polsek Kuta Selatan ini kita tangkap di Jakarta," kata Wakapolresta Denpasar AKBP Benny Pramono, Denpasar, Jumat (28/6) sore.

Kedua tahan tersebut adalah Nabil (28) yang berasal dari Jakarta Barat. Dia ditangkap karena kasus penyalahgunaan narkoba. Kemudian Wisnu Wardana (19) alias Codet berasal dari Kabupaten Badung, Bali, pelaku kasus pencurian sepeda motor (curanmor).

Keduanya kabur dengan cara menggergaji teralis sel menggunakan gergaji besi. Kemudian polisi melakukan pengejaran dan penyelidikan hingga diketahui keduanya berada di Jakarta Pusat. Selanjutnya, pada Rabu (26/6) sekitar pukul 20.31 WIB, tersangka Nabil dapat diringkus saat berada di Rumah Sakit Tarakan Jakarta Pusat.

Setelah dilakukan pengembangan, akhirnya polisi mendapatkan informasi tersangka Codet menginap di Hotel Mangga Besar 25, Lantai IV kamar nomor 4os. Dia ditangkap hari Kamis (27/6) sekitar pukul 12.38 WIB.

Dalam pelariannya, tersangka Codet dibantu dua rekannya yang masih di bawah umur. Kedua tersangka meminta bantuan agar diantar ke Mengwi, Kabupaten Badung, Bali.

Setelah sampai di daerah tersebut, kedua tersangka naik mobil travel menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali. Sampai di pelabuhan, mereka berganti kendaraan dan naik bus menuju Jakarta.

"Untuk duit (ongkos kabur) didapatkan dari dua teman-temannya si Condet yang kebetulan masih di bawah umur," imbuh Benny.

Polisi memastikan otak kaburnya kedua narapidana tersebut adalah Nabil. Motifnya lantaran Nabil mendengar kabar bahwa ibunya sakit dan sedang dirawat di Rumah Sakit Tarakan.

"Si Nabil ibunya sakit (koma). Tapi tetap kita lakukan penindakan. Si Nabil tinggal di Jakarta," kata dia.

Sementara, dua kawan Codet yang membantu pelarian hingga kini masih dilakukan pendalaman oleh polisi. Selain itu, kedua anggota polisi yang lalai dan tertidur hingga dua tahanan tersebut kabur, juga masih dilakukan pemeriksaan oleh Propam Polresta Denpasar.

"Masih kita lakukan pemeriksaan karena anak-anak di bawah umur. Kita juga masih melakukan pendalaman karena mereka yang membantu melarikan diri," kata Benny. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Narapidana Kabur
  2. Tahanan Kabur
  3. Badung
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini