2 Polisi di Jembrana Peras Bule Jepang Tidak Kunjung Disidang

Jumat, 18 September 2020 17:16 Reporter : Moh. Kadafi
2 Polisi di Jembrana Peras Bule Jepang Tidak Kunjung Disidang -. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Kasus dua polisi di Jembrana, Bali, yang diduga memeras warga negara Jepang hingga kini belum memasuki agenda persidangan. Hal ini dibenarkan oleh Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa.

"Belum sidang, nanti apabila sudah sidang kita infokan," kata AKBP Adi Wibawa saat dikonfirmasi via WhatsApp, Jumat (18/9).

Namun, saat ditanya apa kendalanya hingga selama ini belum dilakukan sidang, Adi Wibawa tidak menjelaskan secara gamblang. Tetapi, pihaknya tetap berkomitmen untuk tidak menutupi kesalahan anak buahnya.

"Kan semua itu ada prosesnya. Saya komit, dari awal untuk tidak menutupi apa yang menjadi kesalahan anggota," ujar AKBP Adi Wibawa.

Seperti diberitakan, berkas perkara kasus dugaan pemerasan dua anggota polisi di Jembrana terhadap turis asing asal Jepang telah dilimpahkan oleh Polda Bali ke Polres Jembrana. Keduanya, Aipda MD dan Bripka JP diduga meminta 'uang damai' karena si pengendara tidak menyalakan lampu sepeda motor saat berkendara. Praktik culas ini viral di media sosial.

Berkas perkara dilimpahkan setelah keduanya menjalani pemeriksaan oleh Divisi Propam Polda Bali.

"Waktu dibawa ke Propam dilakukan pemeriksaan. Setelah diperiksa dan pemberkasan, kemudian dilimpahkan lagi ke Polres Jembrana untuk disidangkan," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Syamsi, Jumat (4/9) lalu.

Video seorang turis Jepang yang diduga diperas oleh seorang anggota Polisi di Bali, menjadi viral di media sosial YouTube dan turis tersebut memberikan uang sebesar Rp 900.000 kepada anggota polisi itu.

Video itu diunggah oleh akun YouTube bernama Style Kenji pada 30 Desember 2019 lalu dan berdurasi 3 menit 16 detik. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pungutan Liar Polisi
  3. Jembrana
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini