2 Penjual Ciu di Yogya Ditangkap usai 6 Orang Tewas Gara-Gara Miras Oplosan

Rabu, 20 Maret 2019 02:32 Reporter : Purnomo Edi
2 Penjual Ciu di Yogya Ditangkap usai 6 Orang Tewas Gara-Gara Miras Oplosan Penjual ciu di Yogya ditangkap polisi. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Dua penjual minuman keras (miras) jenis ciu dibekuk jajaran Satreskrim Polresta Kota Yogyakarta. Penangkapan keduanya setelah kasus kematian enam warga Kota Yogyakarta usai menenggak miras oplosan.

Kanit IV Satreskrim Polresta Yogyakarta Iptu Basungkowo mengatakan, kedua penjual ciu itu berinisial KV, warga Kabupaten Bantul dan MM, warga Kota Yogyakarta. Keduanya ditangkap pada Senin (18/3).

Basungkowo mengungkapkan enam orang korban tewas dengan rincian tiga korban di daerah Pakualaman dan tiga korban di Tegalrejo diketahui mengonsumsi ciu yang dijual oleh MM. Ciu yang dijual oleh MM ini didapatnya dari KV. Sedangkan KV membelinya dari seseorang di daerah Bekonang.

"Ciu itu dibeli KV literan. Kemudian dikemas ke dalam botol berukuran 500 ml. Ciu itu dijual KV ke MM seharga Rp 13 ribu. Oleh MM dijual lagi seharga Rp 20 ribu. Biasanya MM membeli dari KV satu kardus yang berisi 20 botol 500 ml," ujar Basungkowo, Selasa (19/3).

Basungkowo menerangkan KV telah 5 bulan menjual ciu sedangkan MM baru 3 bulan berdagang ciu. Keduanya menjual untuk kalangan terbatas atau hanya kepada orang-orang yang mereka kenal saja.

Basungkowo mengungkapkan dari keterangan sejumlah saksi keenam orang yang tewas itu mengonsumsi ciu yang dijual oleh MM. Keenam korban sempat minum bersama di acara ulang tahun salah seorang rekannya.

"Keenamnya sempat minum bersama. Kemudian mereka melanjutkan di tempat yang terpisah. Korban di Pakualaman mengonsumsi miras selama tiga hari berurutan," urai Basungkowo.

Basungkowo menambahkan pihaknya belum tahu apakah para korban setelah membeli ciu dari pelaku MM mengoplosnya dengan bahan yang lain atau tidak. Basungkowo menyebut pihaknya masih menunggu dari hasil laboratorium.

"Kedua tersangka dijerat pasal 204 ayat 1 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara. Atau pasal 205 ayat 1 KUHP ancaman hukuman sembilan bulan subsider pasal 359 KUHP," pungkas Basungkowo. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Miras Oplosan
  2. Yogyakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini