Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

2 Maskapai internasional akan pindah ke Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta

2 Maskapai internasional akan pindah ke Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Gelar Pameran Fotografi. ©2016 merdeka.com/mitra ramadhan

Merdeka.com - Operasional dua maskapai rute Internasional, Qantas Airways dan Jetstar Asia Airways akan pindah ke Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Perpindahan keduanya akan dimulai mulai tanggal 11 Mei 2018.

Operation and Service Executive Manager Bandara Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II (Persero), Djody Prasetyo mengatakan, secara bertahap sejumlah maskapai dengan rute Internasional pada bulan Mei 2018 akan berpindah operasional dari Terminal 2 ke Terminal 3.

"Satu persatu perusahaan maskapai asing berpindah operasi dari Terminal 2 ke Terminal 3. Hal ini semakin mengukuhkan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai bandara berkelas dunia," ujar Djody dalam keterangan tertulis, Senin (23/4).

PT Angkasa Pura II (Persero) memang melekat dengan komitmennya sebagai perusahaan yang mendukung pertumbuhan pariwisata di Indonesia. Dukungan tersebut terlihat dengan terus meningkatnya dan memperluasnya layanan terminal termegah dan termodern itu dengan dilengkapi moda transportasi terintegrasi seperti Kereta Layang dan Kereta Bandara.

"Dipekan kedua bulan Mei, tepatnya tanggal 11 Mei 2018 dua maskapai secara bersamaan memindahkan operasionalnya, yakni Qantas Airways dan Jetstar Asia Airways," terangnya.

Bandara Internasional Soekarno-Hatta sendiri saat ini tumbuh menjadi bandara berkelas dunia yang peringkat kesibukannya telah menyalip Bandara Changi dan Incheon. PT Angkasa Pura II (Persero) sedang melakukan pengembangan pergerakan pesawat dengan melakukan pembangunan jalur penghubung runway Utara-Selatan di bagian Timur atau disebut "east-cross taxiway" dan runway ketiga.

Artinya pergerakan pesawat yang saat ini per jam mencapai 81 pergerakan, nantinya dapat meningkat menjadi 114 pergerakan per jam.

"Pergerakan pesawat tersebut dinilai bisa lancar tanpa harus mengantre lebih lama. Sehingga take off-landing bisa lebih cepat dan tidak antre lagi," tuntasnya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP