2 Atlet Legendaris Sumbang Raket dan Kaos untuk Museum Olahraga di Surabaya

Selasa, 8 Oktober 2019 03:01 Reporter : Erwin Yohanes
2 Atlet Legendaris Sumbang Raket dan Kaos untuk Museum Olahraga di Surabaya Wali Kota Surabaya Risma terima raket dan kaos dari atlet legendaris. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Upaya Pemerintah Kota Surabaya menggenjot pembangunan museum olahraga di Gedung Gelora Pancasila mendapatkan dukungan dari banyak pihak. Salah satu dukungan datang dari mantan atlet legendaris Minarti Timur dan Alan Budi Kusuma.

Dari kedua atlet ini Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menerima sumbangan raket dan kaos milik Minarti Timur dan Alan Budikusuma. Penyerahan raket dan kaos itu dilakukan di rumah dinas Wali Kota Surabaya, Jalan Sedap Malam.

Hadir pula dalam kesempatan itu, Henny Maspaitella sang legenda atletik, Jeane Taroreh sang legenda karate, atlet panjat tebing Rahmad Adi Mulyono, atlet panjang tebing Amanda Narda Mutia.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengaku senang dengan sumbangan para atlet ini. Ia mengatakan, saat ini pihaknya memang sedang menyiapkan bahan-bahan untuk diletakkan di museum olahraga. Apalagi dalam bidang olahraga ini, banyak atlet luar biasa yang berasal dari Kota Surabaya.

"Saya sampaikan terima kasih banyak kepada Mbak Minarti dan Mas Alan yang telah memberikan sumbangsih membantu raket dan T-Shirt-nya ini," katanya, Senin (7/10).

Dia menambahkan, barang-barang yang telah disumbangkan oleh para atlet itu akan diberikan tulisan penjelasannya. Dia mencontohkan seperti raket nantinya akan diberi penjelasan tentang digunakan pada saat bertanding di mana dan kejuaraan apa.

Bahkan penjelasannya juga akan dilengkapi latar belakang pendidikan Minarti atau Alan. "Kami sekarang sedang buat tulisan-tulisannya, pendidikannya di mana, latihan seperti apa, juara dunia di mana saja? Ini penting supaya anak-anak punya gambaran tentang sosok Minarti ini," tambahnya.

Risma menambahkan, museum olahraga ini rencananya akan dibuka pada November ini. Untuk itu, pihaknya berupaya mengebut pembangunan museum tersebut, agar dapat membangkitkan semangat anak-anak di Surabaya untuk berprestasi.

"Insya Allah akan dibuka November 2019 ini. Makanya kita ngebut, tapi insya Allah bisa kita lakukan itu," ujarnya.

Sementara itu, Minarti Timur yang saat ini juga menjadi pelatih bulu tangkis mengapresiasi dan sangat mendukung rencana Wali Kota Risma membangun Museum Olahraga. Bahkan dia mengaku siap menyumbangkan apapun dan membantu apapun yang dibutuhkan oleh Wali Kota Risma untuk membangun museum itu.

"Saya siap bantu apa saja yang dibutuhkan. Sementara kami menyumbangkan raket dan kaos," kata dia.

Raket dan kaos itu merupakan kenang-kenangan yang paling berkesan bagi dia karena dipakai pada saat menjuarai Olimpiade Sydney tahun 2000. Bagi dia, itu juara yang paling tinggi selama karirnya di dunia bulu tangkis. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Bulu Tangkis
  2. Museum
  3. Olahraga
  4. Surabaya
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini