14 jenazah terduga teroris dimakamkan di Komplek Mr X Sidoarjo

Senin, 21 Mei 2018 20:37 Reporter : Nanang Ichwan
14 jenazah terduga teroris dimakamkan di Komplek Mr X Sidoarjo 14 jenazah teroris dimakamkan di Sidoarjo. ©2018 Merdeka.com/Nanang

Merdeka.com - 14 jenazah terduga teroris di Surabaya dan Sidoarjo sudah dimakamkan di komplek pemakaman Mr X di jalan raya Magersari, Kelurahan Pucang, Sidoarjo.

"Kalau dijumlah semua memang sudah 14 jenazah yang dimakamkan di sini," kata Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan dan Rehabilitasi Dinsos Sidoarjo Wijono, kepada merdeka.com, Senin (21/5).

Ia merinci, pemakaman pertama kali itu sebanyak tiga jenazah. Kemudian yang kedua tujuh jenazah. Sementara, pemakaman terbaru sebanyak 4 jenazah. "Berarti ada 14 jenazah yang dimakamkan di sini," rincinya usai melakukan pemakaman.

Meski demikian, kondisi pemakaman tersebut verload karena sudah banyak jenazah yang dimakamkan di komplek makam yang memiliki luas 20 x 50 meter bersebelahan dengan Kantor Dinkes Sidoarjo itu.

"Pemakamannya kita karena tempat pemakamannya sudah penuh. Ini saja (makam) sudah sampai lapis tiga. Jadi gimana caranya agar muat," ungkap dia.

Sementara jumlah 14 jenazah terduga teroris yang sudah dikebumikan di Komplek Makam Mr X Kelurahan Pucang, Sidoarjo, berikut identitasnya :

Tiga jenazah yang dimakamkan pada Jumat (18/5) lalu.

1. Anton Ferdiantono (47), ditembak mati ketika memegang switching, usai bom rakitan meledak di Lantai 5, Blok B Rusunawa Wonocolo, Kecamatan Taman, Sidoarjo.

2. Sari Puspitasari (47), istri Anton yang menjadi korban ledakan bom di di Lantai 5, Blok B Rusunawa Wonocolo, Kecamatan Taman, Sidoarjo.

3. HAR (17), putri sulung Anton yang menjadi korban ledakan bom di di Lantai 5, Blok B Rusunawa Wonocolo, Kecamatan Taman, Sidoarjo.

Tujuh jenazah yang dimakamkan pada Minggu (20/5) kemarin.

4. Puji Kuswati (43), pelaku bom di GKI Jalan Diponegoro Surabaya.

5. FS (12), putri yang diajak PK dalam aksi bom bunuh diri di GKI Jalan Diponegoro Surabaya.

6. FR (9), putri yang diajak PK dalam aksi bom bunuh diri di GKI Jalan Diponegoro Surabaya.

7. Tri Murtiono (50), Kepala keluarga yang meninggal dalam aksi bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya.

8. Tri Ernawati (43), Istri TM yang meninggal dalam aksi bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya.

9. Muhammad Daffa Murdana (19), putra sulung TM yang ikut meninggal dalam aksi bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya.

10. MDSM (8), putra kedua TM yang ikut meninggal dalam aksi bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya.

Empat jenazah yang dimakamkan pada Senin (21/5) siang.

11. Budi Satrio (48), ditembak saat penggerebekan Perum Puri Maharani, Desa Masangan Wetan, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo.

12. Ilham Fauzan (38), ditembak saat penggerebekan di Kelurahan Urangagung, Sidoarjo.

13. Dedy Susliastono (44), ditembak saat penggerebekan di Tandes, Manukan, Surabaya.

14. Hari Sudarwanto (45), ditembak saat penggerebekan di Perum Auri, Sidoarjo. [gil]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini