13 Sopir angkot di Depok diduga provokator diamankan polisi
Merdeka.com - Polisi mengamankan sejumlah orang diduga provokator dalam aksi mogok sopir angkutan umum siang tadi di Jalan Raya Bogor-Jakarta. Setidaknya ada 13 orang yang diamankan dan dibawa polisi. Mereka adalah sopir angkot yang diduga melakukan intimidasi kepada sopir lain untuk melakukan sweeping dan menurunkan penumpang secara paksa.
Kapolsek Cimanggis Kompol Agung mengatakan, dari 13 orang yang diamankan adalah hasil penggabungan polsek dan Tim Jaguar. Dari polsek ada tiga orang yang diamankan. "Sisanya Tim Jaguar Polresta Depok yang menangkap," katanya, Selasa (21/3).
Pihaknya pun menetralisir situasi dengan berkeliling melakukan patroli. Kapolsek patroli menggunakan jasa ojek online.
"Tadi kami sudah mengurai konsentrasi massa yang melakukan sweeping. Saya berharap kedua belah pihak bisa berdamai soalnya yang terdampak adalah warga," terangnya.
Sementara itu Komandan Tim Jaguar, Iptu Winam Agus menambahkan sejak pagi polisi telah bersiaga di sepanjang Jalan Raya Bogor untuk mencegah adanya bentrokan. Pihaknya membubarkan titik kumpul pengemudi ojek online dan angkot di Depok.
"Sempat ada gesekan kecil sesama sopir angkot. Sebagian menolak untuk mogok beroperasi. Tadi ada 13 orang yang ditangkap yang diduga menjadi provokator terjadinya sweeping sopir angkot di Depok," katanya.
Saat ini situasi sudah kondusif. Beberapa titik ojek online yang sudah dibubarkan polisi yang ingin bergabung dengan teman mereka ke kawasan Cibinong, yakni di Bella Casa, Giant Sukmajaya, Radar Auri dan Simpang Depok.
"Dan sebagian angkot yang mogok di Depok, juga sudah beroperasi," pungkasnya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya