Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

12 Jenazah korban ledakan gereja di Surabaya sudah diserahkan ke keluarga

12 Jenazah korban ledakan gereja di Surabaya sudah diserahkan ke keluarga Bom Surabaya. ©2018 REUTERS/Beawiharta

Merdeka.com - Rentetan bom mengguncang Kota Surabaya pada Minggu (14/5). Satu keluarga secara terpisah meledakkan diri di tiga gereja.

Dua belas korban dari sipil berjatuhan. Lima orang warga sipil menjadi korban saat ledakan bom di Gereja Santa Maria Tak Bercela. Sedangkan tujuh korban lainnya, saat ledakan terjadi di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya, Jl Arjuna, Surabaya.

Total ada 12 korban ledakan bom di tiga gereja pada Minggu kemarin. Setelah dilakukan autopsi, tujuh korban sudah diserahkan pada pihak keluarganya.

"Untuk tujuh kemarin sudah disampaikan pada pihak keluarga," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Manera, dalam jumpa pers, Senin (14/5).

Hari ini, lima jenazah lainnya juga selesai diidentifikasi. Kelima jenazah juga sudah dikembalikan ke keluarga.

"Lima jenazah yang terakhir diidentifikasi berdasarkan pada data primier dan sekunder ketika korban meninggal dunia dan hasilnya tidak terbantahkan," sambungnya.

Berikut lima identitas dari tujuh korban ledakan bom di tiga gereja:

1. Singka Edi Handoko (58), perempuan. Alamat Sudirman Park. Korban ledakan Gereja Santa Maria Tak Bercela.

2. Lim Gwat Ni (56), Tangerang. Korban ledakan di Gereja Santa Maria Tak Bercela.

3. Dania Agung Putra (15), Surabaya. Korban ledakan di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya, Jl Arjuna, Surabaya.

4. Nursin (56), Sidoarjo. Korban ledakan di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya, Jl Arjuna, Surabaya.

5. Warsiman (57), Surabaya. Korban ledakan di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya, Jl Arjuna, Surabaya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP