11 Orang dibekuk, Kapolri sebut pergerakan massa ke DPR gagal total

Senin, 5 Desember 2016 12:03 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
11 Orang dibekuk, Kapolri sebut pergerakan massa ke DPR gagal total Kapolri pimpin gelar kasus narkoba. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan rencana pengerahan massa ke Gedung DPR saat aksi 2 Desember lalu gagal total. Hal itu ia ungkapkan saat rapat kerja dengan anggota Komisi III DPR.

"Gerakan yang melakukan aksi kekerasan di dorong dengan tokoh-tokoh utama sudah ditangkap dari subuh, jadi yang di lapangan bubar. Istilanya gagal total," ujar Tito di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/12).

Pun Tito menjelaskan alasan penangkapan 11 orang beberapa jam jelang Aksi Bela Islam jilid III 2 Desember lalu.

"Kita lakukan penangkapan kenapa tidak sehari, dua hari, tiga hari sebelumnya, karena ini akan dipelintir kemudian di media sosial. Bapak-bapak paham betul kekuatan media sosial," jelas Tito.

Menurut Tito, 'sadisnya' media sosial berpotensi mempengaruhi opini publik dalam merespons penangkapan tersebut. "Bisa membalikan semua, maka yang terjadi di balik penangkapan seolah-olah dilakukan penggembosan massa aksi bela Islam," tuturnya.

"Kita setting penangkapan subuh agar tidak ada lagi waktu untuk goreng-goreng, provokasi massa," tambah mantan Kapolda Papua itu.

Setelah penangkapan selesai di beberapa lokasi, kata Tito, dengan cepat publik mendapat informasi tersebut. Setelah itu, lanjut Tito, polisi melakukan ekspos agar tidak ada simpang siur berita.

"Kami tidak ingin agenda suci disepakati untuk lakukan ibadah, massa betul-betul datang dari berbagai penjuru, tujuan satu proses hukum saudara Basuki T Purnama yang dianggap sudah menistakan agama," tandasnya.

Seperti diketahui, 11 orang ditangkap karena ingin makar. Saat ini tiga orang yang masih ditahan di Polda Metro antara lain Sri Bintang Pamungkas, Jamran dan Rizal Kobar. Sedangkan 8 orang yang sudah dilepas antara lain Ratna Sarumpaet, Rachmawati Soekarnoputri, Eko Suryo Santjojo, Adityawarman Thahar, Kivlan Zein, Firza Huzein, Alvin Indra dan Ahmad Dhani. [rhm]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini