11 Karyawan Hotel di Bali Kontak Erat dengan Pasien Omicron asal Surabaya

Senin, 3 Januari 2022 15:49 Reporter : Moh. Kadafi
11 Karyawan Hotel di Bali Kontak Erat dengan Pasien Omicron asal Surabaya Ribuan Penerbangan Dibatalkan di Bandara Internasional Washington. ©2021 REUTERS/Lindsey Wasson

Merdeka.com - Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Provinsi Bali, mengungkap, ada 11 karyawan hotel yang sempat kontak erat kepada dua orang wisatawan asal Surabaya, Jawa Timur yang terpapar Covid-19 varian omicron saat berlibur ke Bali.

Para karyawan tersebut, diketahui melakukan kontak erat setelah dilakukan tracing oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan petugas lainnya langsung dilakukan karantina.

"Dari Kadis (Kepala Dinas) Kesehatan bahwa hari ini dilakukan tes swab PCR terhadap 11 orang kontak erat pihak hotel," kata Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali I Made Rentin, saat dikonfirmasi Senin (3/1). [rnd]

Baca juga:
Pemerintah Perpanjang PPKM di Luar Jawa-Bali Sampai 17 Januari 2022
Luhut: Saya Jujur, Varian Omicron sudah Menyebar Dimana-Mana
Luhut Tegaskan Tak Ada Lagi Diskresi Karantina Bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Dia menyebutkan, awalnya informasi ada 17 karyawan namun diralat menjadi 11 karyawan dan mereka langsung dilakukan karantina.

Namun, pihaknya tidak menyebutkan belasan karyawan itu dari hotel mana. Selain itu, pihaknya juga belum menjawab untuk saat ini tracing dilanjutkan ke tempat mana lagi.

"Koreksi data awal 17 kontak erat yang benar adalah 11 orang kontak erat karyawan hotel dan sudah di tes hari ini," ujarnya.

2 dari 2 halaman

Seperti diberitakan, pasca adanya laporan wisatawan asal Surabaya, Jawa Timur, yang terdeteksi Covid-19 varian Omicron habis berlibur ke Bali, satgas Covid-19 Provinsi Bali langsung melakukan tracing dan testing dan memperketat seluruh pintu masuk Bali.

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali I Made Rentin menerangkan, dengan adanya kasus tersebut, pihaknya menurunkan tim gabungan ke tempat-tempat yang pernah dikunjungi pasien tersebut dan melakukan testing dan tracing kepada siapa saja yang pernah melakukan kontak erat kepada pasien tersebut.

Baca juga:
Pemerintah Perpanjang PPKM di Luar Jawa-Bali Sampai 17 Januari 2022
Luhut: Saya Jujur, Varian Omicron sudah Menyebar Dimana-Mana
Luhut Tegaskan Tak Ada Lagi Diskresi Karantina Bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri

"Hari ini turun tim gabungan Dinkes (Dinas Kesehatan) Provinsi, Dinkes Badung, Dokkes Polda (dan) Kesdam, untuk lakukan tracing dan langsung testing," kata Rentin, saat dikonfirmasi Senin (03/01).

Dia menyebutkan, dari informasi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, semua hasil tracing dilakukan tes PCR hari ini dan lalu dilakukan karantina bagi siapa saja yang melakukan kontak erat dengan pasien itu.

"Info Kadiskes semua hasil tracing dilakukan tes PCR hari ini, lalu karantina. Dalam rangka pengamanan atau langkah antisipasi, dilakukan karantina mengingat ada masa inkubasi, untuk meyakinkan dalam rentang waktu beberapa hari ke depan yang bersangkutan benar sehat," ungkapnya.

Baca juga:
Pemerintah Perpanjang PPKM di Luar Jawa-Bali Sampai 17 Januari 2022
Luhut: Saya Jujur, Varian Omicron sudah Menyebar Dimana-Mana
Luhut Tegaskan Tak Ada Lagi Diskresi Karantina Bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini