11 Jembatan Bailey di Aceh Rampung 100%, Pembangunan di 15 Lokasi Lainnya Masih dalam Proses

Pemerintah mempercepat pembangunan jembatan di Aceh yang rusak akibat bencana banjir bandang dan longsor dengan dukungan personel TNI.

Septika Shidqiyyah
Oleh Septika Shidqiyyah - Reporter
11 Jembatan Bailey di Aceh Rampung 100%, Pembangunan di 15 Lokasi Lainnya Masih dalam Proses
11 Jembatan Bailey di Aceh Sudah Rampung 100%, Pembangunan di 15 Titik Masih Berlanjut (foto: Istimewa) (© 2026 Liputan6.com)

Sebanyak sebelas jembatan bailey di Provinsi Aceh telah selesai dibangun dengan persentase penyelesaian mencapai 100 persen. Proyek ini melibatkan bantuan dari personel Kodam Iskandar Muda (IM), yang bertujuan untuk menghubungkan kembali akses di wilayah Aceh yang terputus akibat bencana banjir bandang dan longsor.

Hingga Sabtu (10/1), dari total 11 jembatan yang telah rampung, lima di antaranya berada di Kabupaten Bireuen. Jembatan-jembatan tersebut meliputi Teupin Mane, Teupin Reudeup, Jeumpa/Cot Bada, Matang Bangka, dan Kutablang.

Jembatan Teupin Mane berfungsi menghubungkan ruas jalan Bireuen-Bener Meriah-Takengon, sedangkan Jembatan Teupin Reudeup menghubungkan ruas jalan Bireuen-Lhokseumawe. Selain itu, Jembatan Jeumpa/Cot Bada menghubungkan ruas jalan Peudada ke Bireuen.

Jembatan Matang Bangka menghubungkan Gampong Matang Bangka dan Matang Teungoh, dan Jembatan Kutablang menyambungkan Bireuen dengan Lhokseumawe. Selanjutnya, enam jembatan lainnya terletak di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Utara, termasuk Jembatan Weh Pase yang menghubungkan Aceh Utara dan Bener Meriah, serta beberapa jembatan lain yang juga telah selesai.

Di Bener Meriah, terdapat Jembatan Timang Gajah yang menghubungkan Bireuen-Bener Meriah-Takengon dan Jembatan Jamur Ujung 1. Sementara itu, di Aceh Utara, terdapat Jembatan Panton Nisam, Bukit Dara Bhaktya, dan Beutong Ateuh.

Pembangunan 15 jembatan bailey di lokasi lainnya masih terus dikebut oleh pemerintah dengan dukungan dari personel TNI. Beberapa jembatan yang menunjukkan kemajuan signifikan dalam pembangunan adalah Jembatan Jamur Ujung 2 dengan progres 70 persen, Bener Kelipah mencapai 89 persen, dan Wehni Rongka yang sudah mencapai 65 persen.

Rekomendasi