1 Jemaah haji asal Banda Aceh ikut menjadi korban jatuh crane
Merdeka.com - Seorang Jemaah Calon Haji (JCH) asal Embarkasi Aceh ikut menjadi korban musibah jatuhnya crane di Masjidil Haram ketika hujan lebat disertai angin kencang melanda kota Mekkah, Jumat sore 11 September 2015. Saat ini, korban diketahui bernama Nasriah Binti Muhammad Abdurrahman itu sedang mendapatkan perawatan di rumah sakit setempat.
Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Aceh, Herman, membenarkan Nasriah yang merupakan jemaah haji asal Banda Aceh itu menjadi korban insiden crane di Mekkah. Dia memegang nomor paspor B1175082 berangkat dalam kloter 1 pada tanggal 9 September 2015 lalu.
Nasriah merupakan jemaah haji berasal dari Dusun Usman Keuchik Nomor 32, Lam Ara, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh. Kloter ini berangkat bersama 393 orang berasal Kabupaten Aceh Besar dan Banda Aceh.
"Benar ada yang terluka, tetapi belum mendapatkan informasi yang jelas dari petugas kloter, tunggu informasi selanjutnya," kata Sekretaris PPIH Aceh, Herman, Sabtu (12/9) via telepon genggamnya.
Saat ini petugas haji asal Embarkasi Aceh sedang berada di rumah sakit setempat untuk mendampingi Nasriah yang sedang dirawat. Hingga saat ini, Herman mengaku belum berhasil menghubungi petugas di sana.
"Saya belum bisa hubungi, nanti data yang lengkap akan saya kabarkan lagi," jelasnya.
Sebelumnya, Kepala Daerah Kerja Mekkah Panitia Penyelenggara Haji Indonesia (PPIH), Arsyad Hidayat, mengatakan sampai Sabtu (12/9) 01.00 Waktu Arab Saudi, menyebut sebanyak 33 calon jemaah haji asal Indonesia menjadi korban. Dari jumlah itu, dua orang dinyatakan meninggal dunia.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya