Kalau kamu pernah berkunjung ke negara 4 musim pada musim dingin, mungkin kamu pernah melihat salju. Salju yang putih, indah dan terlihat sangat dingin itu memang mengagumkan.
Salju sebenarnya adalah salah satu bentuk air. Hujan yang jatuh ke bumi membeku menjadi kristal es (salju) karena cuacanya sangat dingin. Butiran-butiran salju memiliki bentuk-bentuk yang berbeda, tapi sebagian besar partikelnya berbentuk segi enam. Kali ini, yuk simak berbagai fakta di balik salju:
- Warna salju sebenarnya tidak putih, melainkan bening seperti air. Warna putih yang muncul adalah pembiasan dari cahaya matahari yang masuk ke partikel salju.
- Salju disukai banyak orang, karena pada saat musim salju, banyak cabang olahraga dan permainan yang bisa dimainkan, misalnya ski dan snowboarding. Anak-anak biasanya juga bermain perang bola salju atau membuat boneka salju. Kalau nggak ada salju, maka permainan itu nggak bisa dilakukan.
- Salju bisa merefleksikan radiasi ultraviolet yang cukup tinggi. Kalau ini mengenai matamu, maka akan bisa terjadi buta salju, atau yang disebut juga photokeratitis. Mengenakan kacamata dan pelindung mata yang lain akan membantumu melindungi mata dari radiasi.
- Saat salju turun, berhati-hatilah dalam mengemudi, karena salju bisa menurunkan jarak pandang saat menyetir. Nggak cuma itu, jalanan juga menjadi licin dan berbahaya.
- Curah salju tertinggi sepanjang tahun adalah 31,1 meter, di gunung Rainier, Washington, Amerika Serikat. Rekor ini direkam sejak 19 Februari 1971 sampai 18 Februari 1972.
Itulah sekilas fakta penting tentang salju. Meskipun salju nggak bisa dilihat secara alami di Indonesia, tapi salju bisa kamu saksikan saat kamu bepergian ke luar negeri.