Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

FK UI gelar konferensi internasional kedokteran

FK UI gelar konferensi internasional kedokteran fakultas kedokteran UI. ©2016 merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) melalui Medical Research Unit (MRU) menyelenggarakan kegiatan The 1st Annual International Conference and Exhibition Indonesian Medical Education and Research Institute (ICE on IMERI) dengan tema “Trans-disciplinary Approach to Primary Prevention of the Diseases”.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin-Rabu, 14-16 November 2016 bertempat di Indonesia Medical Education and Research Institute (IMERI) Fakultas Kedokteran UI, Jl. Salemba Raya No. 6, Jakarta Pusat 10340.

Sederet nama besar, baik praktisi, akademisi dan peneliti dari dalam dan luar negeri, akan hadir sebagai pembicara dalam rangkaian simposium. Antara lain Dr. Handry Satriago (CEO of General Electric Indonesia), Prof. Teo Yik Ying (National University of Singapore), Prof. J. Kevin Baird (Oxford Clinical Research Unit), Anuraj Shankar (Harvard School of Public Health), Prof. Frans J Kok (Wageningen University), David Sayer, PhD. (Ilumina), Peter Azzopardi, MBBS, B.Med.Sci, M.Epi, FRACP, PhD, Tokunori Yamamoto MD, PhD (Nagoya University), Prof. Tin Aung (National University of Singapore), dan Prof. dr Amin Soebandrio, SpMK, PhD (Eijkman Institute).

Sejalan dengan Universitas Indonesia, FKUI menempatkan riset sebagai ujung tombak upaya dan solusi bagi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Tak hanya itu, optimalisasi riset juga dapat meningkatkan peringkat FKUI di dunia. Guna meraih pencapaian ini, kolaborasi lintas ilmu terus dilakukan. ICE on IMERI diharapkan dapat menjadi jembatan bagi para praktisi, akademisi dan para peneliti untuk saling berbagi ilmu pengetahuan dan pengalaman terkait kolaborasi dan integrasi riset lintas ilmu.

Lebih jauh, ICE on IMERI juga diharapkan dapat menjadi wadah untuk ide-ide terbaru terkait temuan penelitian kesehatan dan obat-obatan, peningkatan suasana penelitian yang kondusif di antara akademisi UI dan peneliti internasional, serta memberikan kesempatan para peneliti dari berbagai universitas riset di dunia untuk memperkuat hubungan dan kolaborasi profesional mereka.

Kolaborasi riset terintegrasi lintas disiplin ilmu dalam bidang kesehatan menjadi sangat penting dalam menghasilkan penemuan terbaru maupun inovasi. Penelitian menjadi salah satu perhatian utama FKUI sebagai wujud pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang nantinya akan dimanfaatkan bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat Indonesia. Demi mewujudkan iklim riset yang optimal tersebut, Universitas Indonesia akan segera memiliki pusat pendidikan dan penelitian kedokteran yang bernama Indonesia Medical Education and Research Institute (IMERI).

IMERI didirikan sebagai bentuk kepedulian terhadap berbagai permasalahan kesehatan yang muncul di masyarakat. IMERI akan mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu dengan menawarkan nilai-nilai ilmu pengetahuan dan teknologi terbaru, suasana akademik dan riset yang kondusif, keunggulan riset dan inovasi serta manfaat yang akan diberikan bagi masyarakat. IMERI merupakan lembaga pendidikan kedokteran dan penelitian pertama di Indonesia yang mengusung visi inovasi di bidang medis, pendidikan dan penelitian mengenai kesehatan untuk meningkatkan kualitas hidup.

FKUI sebagai salah satu fakultas kedokteran terbaik di Indonesia, memang sudah seharusnya berperan dalam membangun dan mengembangkan iklim risetnya. Kolaborasi riset lintas disiplin ilmu menjadi gerbong utama dalam memperkaya inovasi dalam bidang kesehatan. Melalui ICE on IMERI, diharapkan akan semakin mendorong para peneliti semakin aktif dalam melakukan riset sebagai komitmen bersama dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia. (mdk/war)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP