Baterai Mobil Listrik, Termahal Rp500 Jutaan

Harga baterai sebuah mobil listrik dapat mencapai Rp500 jutaan. Yuk simak!

Muhammad Aidil Sani
Oleh Muhammad Aidil Sani - Reporter
Baterai Mobil Listrik, Termahal Rp500 Jutaan
Baterai Mobil Listrik, Termahal Rp500 Jutaan (Merdeka.com)

Harga kendaraan listrik di Indonesia masih relatif tinggi. Beberapa modelnya bahkan mencapai harga di atas Rp500 juta.

Salah satu alasan utama mobil listrik mahal adalah harga baterainya yang tinggi. Baterai adalah komponen kunci sebagai sumber tenaga untuk kendaraan listrik.

Harga mobil listrik bervariasi tergantung pada spesifikasinya. Berikut adalah daftar harga baterai beberapa mobil listrik yang dihimpun dari berbagai sumber pada Kamis, (13/6/2024)
Dok. Istimewa

Baterai Toyota bZ4X dijual seharga Rp540 juta. Baterai ini menggunakan teknologi Lithium-ion dengan kapasitas 71,4 kWh yang memungkinkan mobil menempuh jarak 500 km dengan sekali pengisian. Baterai tersebut mampu menghasilkan tenaga sebesar 204 PS dan torsi 266 Nm.

Dengan tenaga ini, mobil dapat mencapai kecepatan 0–100 km/jam dalam 8,3 detik dan kecepatan pertengahan dalam 2,9 detik. Selain itu, baterai dilengkapi dengan sistem pendingin air, mirip seperti radiator mesin untuk menjaga suhu baterai agar tetap optimal.

Hyundai Ioniq 5 tersedia dalam dua varian baterai: model Standar Range dengan kapasitas 58 kWh yang dijual dengan harga Rp300 juta, dan varian Long Range dengan kapasitas 72,6 kWh yang dihargai Rp400 juta.

Dengan baterai Standar 58 kWh, mobil ini bisa menempuh jarak hingga 350 km, sementara varian Long Range 72,6 kWh dapat mencapai jarak 480 km. Namun, jarak tempuh tersebut dapat bervariasi tergantung pada gaya mengemudi dan penggunaan fitur kendaraan.

Baterai Wuling Air EV tipe Long Range dijual dengan harga mencapai Rp100 juta. Baterai ini memiliki kapasitas 26,7 kWh dan mampu menempuh jarak sejauh 300 km. Selain itu, baterai jenis Lithium Ferro-Phosphate yang digunakan telah lolos uji ketahanan terhadap air dan debu dengan rating IP67. Hal ini menjamin kenyamanan bagi pengguna mobil listrik Wuling Air EV.

Umumnya, umur baterai mobil listrik berkisar antara 10 hingga 15 tahun atau sekitar 200 ribu kilometer. Baterai mobil listrik biasanya mampu bertahan hingga sekitar 1.000 kali pengisian penuh.

Mobil listrik dipandang lebih unggul dibandingkan mobil bensin dalam hal performa dan tingkat ramah lingkungan. Selain itu, biaya operasional mobil listrik yang lebih rendah menjadikannya pilihan investasi aset yang menguntungkan.

Pertama, karena terbatasnya pilihan model mobil listrik yang tersedia membuat masyarakat memiliki sedikit opsi. Kedua, harga mobil listrik yang dijual di Indonesia masih relatif tinggi. Dan yang terakhir, karena infrastruktur yang masih belum sepenuhnya tersedia di dalam negeri.

Rekomendasi