Advertisement
Mobil hybrid Toyota mencatat penjualan 33.603 unit.
PT Toyota-Astra Motor (TAM) melaporkan penjualan mobilnya per November tahun ini mencapai 304 ribuan unit.
Dengan total pasar otomotif nasional sebesar 920.518 unit, maka Toyota Indonesia meraih pangsa pasar menjadi 33,1%. Kembali menjadi No 1 di RI.
Tiga model berkontribusi terbesar penjualan Toyota itu: Kijang Innova Zenix sebesar 57.618 unit, Avanza (56.432), dan Calya 41.683.
Total penjualan mobil hybrid Toyota mencapai 33.603 unit per November, sedangkan total penjualan hybrid nasional 61.881 unit.
Sehingga pangsa pasar Toyota di mobil hybrid RI: 54,3%.
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Rilis Toyota-Astra Motor.
Advertisement
“Toyota jalankan program Toyota Environmental Challenge 2050 dan Net Zero Emission 2060 Indonesia untuk menciptakan lingkungan lebih bersih dengan menghadirkan berbagai jenis teknologi elektrifikasi. Kijang Innova Zenix HEV yang dipasarkan akhir 2022 berhasil meningkatkan penjualan xEV bahkan mendominasi transaksi Kijang Innova Zenix. ,” kata Marketing Director TAM Anton Jimmi Suwandy.
TAM mencatat dari penjualan mobil hybrid (HEV), tingkat efisiensi BBM sebesar 40% dan mengurangi 187 ribu ton emisi karbon dari penjualan 32.809 unit.
Sementara mobil PHEV, tingkat efisiensi bahan bakarnya lebih tinggi: 60 persen dan mereduksi emisi karbon sebanyak 230 ton saja. Masih kecil, sebab volume penjualannya juga rendah: 109 unit.
Nah, kini mobil BEV Toyota, penjualannya 685 unit. Kontribusi ke lingkungannya: nihil emisi karbon dan mengurangi sebanyak 11 ribu ton CO2.
Advertisement
Total, pada tahun ini TAM mampu mengurangi emisi karbon sebesar 15%, setara 198 ribu ton, dari penjualan mobil HEV, PHEV, dan BEV.
Penjelasan Henry Tanoto, Vice President TAM.