Hyundai Bakal Bangun Stasiun Pengisian Daya Semua Jenis Mobil Listrik di Indonesia, Ini Syaratnya

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) secara resmi meningkatkan akses terhadap stasiun pengisian kendaraan listrik (EV).

Arief Aszhari
Oleh Arief Aszhari - Reporter
Hyundai Bakal Bangun Stasiun Pengisian Daya Semua Jenis Mobil Listrik di Indonesia, Ini Syaratnya
Hyundai Tambah Jaringan Pengisian Cepat Baterai di Indonesia (Arief A/Liputan6.com) (© 2025 Liputan6.com)

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) secara resmi memperluas akses terhadap stasiun pengisian daya untuk kendaraan listrik (EV) serta layanan program Langganan Pengisian Daya EV. Dengan demikian, layanan yang ditawarkan oleh perusahaan asal Korea Selatan ini kini dapat diakses oleh semua pengguna kendaraan bertenaga baterai di Indonesia, tidak hanya untuk merek Hyundai. Perluasan ini merupakan tanggapan terhadap meningkatnya minat masyarakat terhadap program Langganan Pengisian Daya EV yang telah diluncurkan sejak November 2024, yang telah membantu pengguna mobil Hyundai dalam menjalani mobilitas dengan pengisian daya yang lebih praktis dan ekonomis.

Konsumen yang berlangganan dapat mengisi daya mobil mereka di ratusan stasiun pengisian daya Hyundai dengan tarif yang bisa mencapai 47 persen lebih murah. Ju Hun Lee, Direktur Utama PT HMID, menyatakan bahwa program Langganan Pengisian Daya EV adalah bentuk komitmen Hyundai untuk memajukan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. "Kami sangat antusias untuk mengembangkan program ini agar tidak hanya menguntungkan pengguna EV Hyundai, tetapi juga dapat dinikmati oleh semua pemilik EV di Indonesia. Melalui inisiatif ini, Hyundai memberikan kesempatan bagi setiap pengguna EV untuk merasakan pengalaman memiliki kendaraan yang semakin aman, nyaman, dan menyenangkan dengan biaya yang terjangkau," ungkap Ju dalam keterangan resminya pada Selasa (4/2/2025).

Pengguna kendaraan listrik non-Hyundai kini dapat menikmati manfaat dari program Langganan Pengisian Daya EV di lebih dari 296 stasiun pengisian yang memiliki total 538 charger mulai dari slow hingga ultra fast melalui aplikasi myHyundai, yang akan tersedia mulai 3 Februari 2025. Jaringan stasiun pengisian tersebut dikelola oleh Hyundai bersama mitra-mitra terpercaya seperti Voltron, Casion, Buzz, dan Daya Green. Hyundai berencana untuk terus memperluas jaringan stasiun pengisian daya di seluruh Indonesia dengan menjalin kerja sama lebih lanjut dengan operator mitra lainnya.

Harga paket yang ditawarkan oleh Hyundai

Hyundai memperkenalkan program langganan pengisian daya EV yang terdiri dari tiga paket. Paket pertama adalah Basic EV, yang ditawarkan dengan harga Rp 170.000 per bulan bagi pengguna mobil non-Hyundai, sementara pemilik mobil listrik Hyundai dikenakan biaya Rp 120.000 per bulan. Dengan paket ini, konsumen dapat memanfaatkan charging station umum hingga 50 kWh setiap bulan dan menikmati satu kali layanan pengisian daya mobile.

Paket kedua, Smart EV, memiliki harga Rp 270.000 per bulan untuk pengguna mobil non-Hyundai dan Rp 220.000 untuk pemilik mobil Hyundai. Dalam paket ini, konsumen dapat menggunakan charging station umum hingga 100 kWh dan mendapatkan satu kali layanan pengisian daya mobile. Terakhir, ada paket Comfort EV, yang dibanderol dengan harga Rp 500.000 per bulan untuk pemilik mobil Hyundai dan Rp 600.000 untuk non-Hyundai. Pengguna paket ini berhak menikmati charging station publik hingga 250 kWh serta dua kali layanan pengisian daya mobile.

Selamat datang di era mobil listrik di Indonesia

Daftar Harga Mobil Hybrid Toyota yang Masih Laris Manis di Pasaran
SPK Toyota Tembus 2.540 Unit di IIMS 2024, Kijang Innova Zenix Hybrid Terlaris (ist) © 2025 Liputan6.com
Rekomendasi