Pameran industri sepeda motor terbesar di Indonesia kembali hadir tahun ini.
Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) akan menggelar Indonesia Motorcycle Show (IMOS) dengan konsep baru, setelah pandemi Covid-19.
Pertama, IMOS yang biasanya digelar sekali dalam tahun genap, kini akan digelar pula di tahun ganjil dengan nama IMOS+.
IMOS+ dengan konsep baru dihelat pada 25–29 Oktober 2023 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kab. Tangerang.
Ketua Bidang Komersial AISI sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran IMOS+ Sigit Kumala menjelaskan, tahun ini IMOS+ hadir dengan konsep baru di berbagai sisi.
Dari semula setiap dua tahun sekali, IMOS+ dikonsepkan menjadi agenda tahunan. Dari sisi teknologi, industri sepeda motor juga terus berkembang yang ditandai dengan makin banyaknya tipe dan teknologi kendaraan listrik di Tanah Air.
”Dengan diselenggarakan setiap tahun, industri sepeda motor dapat menyampaikan perkembangan dan update produk baru ke konsumen lebih cepat, termasuk teknologi motor listrik. Kami yakin IMOS+ mempermudah konsumen sepeda motor memenuhi kebutuhannya sekaligus mendorong peningkatan capaian tahunan penjualan sepeda motor di Indonesia,” kata Sigit dalam rilisnya, Rabu (21/6).
AISI mencatat penjualan sepeda motor di pasar domestik kembali menguat pada 2022, setelah menurun drastis akibat pandemi Covid-19. Pada 2020, penjualan sepeda motor turun 43,5 persen secara tahunan menjadi 3.660.616 unit. Kemudian naik sekitar 38 persen menjadi 5.057.516 unit pada 2021 dan tumbuh sedikit menjadi 5.221.470 unit pada 2022.
”Kami berharap IMOS+ akan menjadi wadah yang dapat memberikan informasi dan edukasi mengenai berbagai inovasi terbaru dan pendorong capaian industri sepeda motor Indoesia di setiap tahun,” ujarnya.
Advertisement
Lokasi Pindah ke ICE-BSD CIty
©2022 Merdeka.com
IMOS+ tahun ini dipastikan diikuti oleh lima anggota AISI, para produsen sepeda motor berbasis listrik, dan produk-produk aftermarket.
Pada IMOS 2022 mencatat hasil transaksi sebanyak 2.961 unit sepeda motor dengan nilar Rp 101,9 miliar. Naik 100 persen dibandingkan IMOS tahun sebelumnya (2018) yang mencapai Rp 51,57 miliar.
Dari total hampir 3.000 unit yang terjual, 18 persennya adalah kategori sepeda motor listrik.
”AISI ingin memanjakan para pengunjung dengan berbagai kegiatan pendukung pameran sehingga terbangun kedekatan industri sepeda motor dengan konsumen. Karena itu, tempat penyelenggaraannya pun disesuaikan untuk memberikan kenyamanan lebih untuk peserta dan pengunjung,” ujar Sigit soal pemindahan tempat dari JCC Senayan ke ICE-BSD City, Tangerang.