Bukan Toyota Avanza atau Daihatsu Sigra, tapi Honda Brio adalah mobil paling laris di Indonesia sepanjang tahun lalu. Ini berdasarkan data wholesales (penjualan dari pabrikan ke diler) Brio yang mencapai 61.025 unit.
Raihan tersebut didukung tingginya permintaan konsumen terhadap Brio. Tak heran PT Honda Prospect Motor (HPM) memprioritaskan produksi Brio di tengah keterbatasan pasokan mikrocip yang masih terus berdampak terhadap pasokan mobil Honda.
Wholesales Brio tersebut meningkat sebesar 36 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara secara ritel, penjualan Honda Brio tercatat 60.532 unit, naik 34 persen secara tahunan.
Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director HPM, mengaku bersyukur permintaan untuk Honda Brio terus tinggi pada tahun lalu. Sehingga kami berusaha memaksimalkan kapasitas produksi di kedua pabrik untuk Honda Brio.
"Kami juga menyadari keterbatasan pasokan komponen membuat permintaan konsumen hingga saat ini belum benar-benar dipenuhi. Kami akan terus berusaha untuk dapat secepat-cepatnya memenuhi seluruh permintaan dari konsumen untuk Honda Brio dan model-model Honda lainnya di tahun ini," ujar Billy di Jakarta, Selasa (17/1).
Secara total, Honda menutup tahun lalu dengan penjualan ritel 125.411 unit di Indonesia. Meningkat sebesar 37 persen secara tahunan.
Selain Honda Brio, produk-produk lain yang laris: All New HR-V, All New BR-V, dan New Honda CR-V. All New Honda HR-V terjual sebanyak 23.859 unit, diikuti All New Honda BR-V (23.583 unit) dan New Honda CR-V (7.571 unit).
Sementara, produk terbaru, All New WR-V mencatat penjualan ritel perdana 631 unit.
Produk Honda lainnya yaitu Honda City Hatchback RS terjual 6.496 unit. New Honda Mobilio (1.151 unit), New Honda Odyssey (32 unit), All New Honda Civic RS (683 unit), All New Honda City (585 unit), New Honda Accord (287 unit), dan New Honda Civic Type R (1 unit).
Advertisement
Astra Peugeot Naik 70 Persen
Sementara itu, Astra Peugeot mencatatkan total penjualan sebanyak 451 unit pada tahun lalu. Pencapaian ini lebih baik ketimbang tahun sebelumnya yang 265 unit. Jadi ada pertumbuhan 70 persen secara tahunan.
“Respons positif konsumen lokal terhadap line up Astra Peugeot menggembirakan. New SUV, 3008, 5008 dan 2008 menjadi entry premium menjawab kebutuhan pasar. Kami akan terus memberikan pilihan jajaran produk berkualitas dan sesuai dengan ekspektasi konsumen SUV premium di Indonesia,” kata Rokky Irvayandi, Chief Executive of Astra Peugeot.
Sekadar informasi, tren kenaikan Astra Peugeot terus ditorehkan
dalam 4 tahun terahir, sejak penjualan Astra Peugeot hanya 129 unit pada 2019 silam.