Pembiayaan Motor Honda Tembus Rp 6,5 Miliar selama IMOS 2022

Federal International Finance (FIFGROUP) meraih total transaksi sebesar Rp6,83 miliar selama pameran Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2022 yang rampung pada Ahad (6/11) di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan.

Syakur Usman
Oleh Syakur Usman - Reporter
Pembiayaan Motor Honda Tembus Rp 6,5 Miliar selama IMOS 2022
AHM ungkap peta jalan motor listrik Honda di pameran IMOS 2022.. ©2022 Merdeka.com

PT Federal International Finance (FIFGROUP) meraih total transaksi sebesar Rp6,83 miliar selama pameran Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2022 yang rampung pada Ahad (6/11) di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan.

Chief Marketing Officer (CMO) sekaligus Project Leader FIFGROUP IMOS 2022 Antony Sastro Jopoetro menjelaskan, IMOS 2022 sukses menarik perhatian masyarakat. Selain itu, FIFGROUP yang sukses mencatatkan nilai transaksi Rp 6,83 miliar.

"Angka tersebut lebih besar 58,9 persen dari target yakni Rp 4,3 miliar," kata Antony dalam rilisnya, Rabu (9/11).

Jumlah pembiayaan tersebut untuk 287 unit sepeda motor, naik 14,8 persen dari target jumlah pembiayaan yang 250 unit.

Di IMOS tahun ini, FIFGROUP hadir dengan dukungan lima brand services. Seperti FIFASTRA, SPEKTRA, DANASTRA, FINATRA, dan AMITRA.

Untuk layanan FIFASTRA (kredit sepeda motor Honda), nilai transaksinya Rp 6,55 miliar untuk pembiayaan sebanyak 259 unit. Sementara DANASTRA yang menyediakan pembiayaan multiguna membukukan nilai transaksi Rp 119 juta dengan jumlah pembiayaan sebanyak 19 unit.

Adapun SPEKTRA, yang menyediakan layanan produk elektronik, gadget, dan perabot rumah tangga mencatatkan nilai transaksi Rp 34,4 juta dengan jumlah unit finance sebanyak 7 unit.

Brand service baru FIFGROUP, yakni FINATRA berhasil membukukan nilai transaksi untuk pembiayaan produktif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) senilai Rp 125 juta dengan jumlah pembiayaan 2 unit.

“Kami mengucapkan terima kasih atas antusiasme masyarakat dalam kehadiran FIFGROUP di IMOS 2022. Semoga melalui kontribusi kami berdampak positif pada industri dan perekonomian nasional. Selain itu, juga dapat meningkatkan literasi dan inklusi keuangan nasional yang sedang gencar dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan," pungkas Anton.

Rekomendasi