Wuling Optimistis Mampu Hadapi Ancaman Resesi Global 2023

Wuling juga ke depan sudah menyiapkan produk-produk terbaru, yang diharapkan dapat diterima kala resesi global terjadi. Seperti Almaz Hybrid yang diluncurkan pada kuartal akhir tahun ini.

Syakur Usman
Oleh Syakur Usman - Reporter
Wuling Optimistis Mampu Hadapi Ancaman Resesi Global 2023
New Wuling Almaz Hybrid.. ©2022 Merdeka.com

Ancaman resesi global menanti pada tahun depan: 2023. Resesi membuat ekonomi dunia termasuk Indonesia melemah dibandingkan sebelumnya.

Namun ancaman resesi global ini ditanggapi dengan penuh percaya diri oleh Wuling Motors Indonesia.

Dian Asmahani, Brand and Marketing Director Wuling Motors, mengatakan memang beberapa kali kita menghadapi ramalan resesi global, dan Indonesia bisa menghadapi itu (resesi).

“Seperti kondisi perekonomian yang lesu kala pandemi 2 tahun terakhir, Indonesia mampu mengatasi kondisi ini. Wuling optimistis dapat mengatasi ancaman resesi tersebut di Indonesia. Kami tetap optimistis terhadap ekonomi Indonesia dan pasar otomotif republik ini ke depannya,” kata Dian saat acara peluncuran New Almaz Hybrid di Ancol, Jakarta Utara, Kamis (3/11).

Menurutnya, Wuling juga ke depan sudah menyiapkan produk-produk terbaru, yang diharapkan dapat diterima kala resesi global terjadi.
Seperti Almaz Hybrid yang diluncurkan pada kuartal akhir tahun ini.

“Target konsumen Almaz Hybrid adalah konsumen yang menginginkan performa, tapi tetap irit bahan bakar karena mobil ini bukan hanya soal irit bahan bakar dan ramah lingkungan, melainkan performanya yang dapat dirasakan sendiri,” ujar Dian.

Wuling Almaz Hybrid ini dibekali dengan mesin bensin 2.000 cc dengan tenaga maksimal 123 hp dan torsi 168 Nm. SUV Medium ini juga memiliki motor listrik yang memproduksi tenaga sebesar 174 hp dan torsi 320 Nm, plus dukungan baterai berkapasitas 1.8 kWh.

Menariknya, Wuling Almaz Hybrid menggunakan Dedicated Hybrid Transmission (DHT) yang dikhususkan untuk Almaz Hybrid.

Oya, Wuling menjual Almaz Hybrid Rp 470 juta (on the road Jakarta).

Reporter magang: Giska Septiyani

Rekomendasi