PT Kreta Indo Artha (KIA), agen pemegang merek mobil Kia di Indonesia, berpandangan pasar mobil mesin diesel masih panjang di Tanah Air. Maka itu, KIA berani memasarkan varian mesin diesel karena pasar Indonesia menjadi andalannya.
Di pameran GIIAS 2021 yang berlangsung hingga 21 November, KIA meluncurkan dua mobil baru bermesin diesel, yakni Seltos CRDi dan All New Grand Carnival. Khusus Grand New Carnival, adalah grand utility vehicle (GUV) dengan kapasitas hingga 11 penumpang.
Grand Carnival mengusung mesin V16 2.2 L CRDi DOHC, yang mampu menghasilkan tenaga maksimum 202 hp di 3.800 rpm. Torsinya besar: 441 Nm di 1.750-2.750 rpm.
Mobil MPV premium ini memiliki panjang 5.115 mm, lebar 1.985, dan tinggi 1.740. Soal harganya, All New Grand Carnival dibanderol Rp 886 juta.
"Sebenarnya kami punya satu lagi varian diesel, yakni KIA Sonet yang dipasarkan di India. Namun, kami belum pasarkan karena di sana belum tersedia versi transmisi otomatis," ujar Ario Soerjo, Marketing and Development Division Head KIA, di arena GIIAS 2021, kemarin.
Menurut Ario, mesin diesel di Indonesia masih punya harapan panjang. Apalagi Indonesia baru menerapkan standar emisi Euro 4 mesin diesel mulai April tahun depan (2022). Meski memang di pasar Eropa, mesin diesel umurnya tidak panjang karena sudah menerapkan emisi Euro 6 sehingga sulit bagi mesin diesel mencapai batas emisi karbonnya.
Tapi di Indonesia baru menerapkan Euro 4, sehingga masih panjang pasar mobil diesel di Tanah Air. Selain itu, Indonesia masih mengalami masa transisi menuju kendaraan ramah lingkungan.
"KIA sendiri punya portofolio mobil non-mesin konvensonal, kami punya model mobil listrik. Tinggal waktu dan model mana yang cocok di pasar Indonesia," ujarnya.
Soal logo baru KIA, Ario menjelaskan logo baru ini diwujudkan dalam bahasa desain KIA sekarang, yakni sporty luxury. Inilah pembeda mobil KIA dengan sister company-nya meski beberapa model menggunakan mesin dan platform serupa.
"Arah desain produk KIA adalah sporty luxury," tegasnya.