Suzuki Indonesia: Ekspor Mobil CBU Tumbuh Jadi 66.500 Unit di Tahun Ini

Suzuki Indonesia menargatken volume ekspor tumbuh menjadi 66.500 unit kendaraan completely built-up (CBU) pada tahun ini. Ada empat negara tujuan ekspor baru, yakni Paraguay (Amerika Selatan), Yaman, Irak, dan Sudan (Afrika).

Syakur Usman
Oleh Syakur Usman - Reporter
Suzuki Indonesia: Ekspor Mobil CBU Tumbuh Jadi 66.500 Unit di Tahun Ini
Peluncuran global Suzuki XL7 di Jakarta. ©2020 Merdeka.com

Suzuki Indonesia menargatken volume ekspor tumbuh menjadi 66.500 unit kendaraan completely built-up (CBU) pada tahun ini. Ada empat negara tujuan ekspor baru, yakni Paraguay (Amerika Selatan), Yaman, Irak, dan Sudan (Afrika).

Apriyanto, Assistant to Product Planning Control Dept Head PT Suzuki Indomobil Sales, menjelaskan tahun lalu kinerja ekspor kendaraan CBU Suzuki cukup baik meski ada pandemi Covid-19, karena volume hanya turun 6 persen.

"Model yang berkontribusi besar di ekspor antara lain Suzuki Ertiga dan XL7, masing-masing berkontribusi sekitar 30 persen," ujar Apriyanto saat jumpa pers daring, kemarin (4/3).

Suzuki Indonesia memiliki 51 negara tujuan ekspor mobil CBU. Mayoritas negara berada di kawasan Asia, termasuk ke Myanmar yang sedang ada problem politik (kudeta).

Saat ini Suzuki Indonesia memiliki beberapa pabrik, yakni pabrik Cakung, Tambun 1 dan 2, serta Cikarang. Volume produksinya mencapi 240 ribu unit per tahun.

Pada tahun ini, Suzuki menargetkan pangsa pasar sebesar 13 persen di pasar otomotif Indonesia. Secara volume, itu setara 97 ribu unit bila mengacu pada prediksi Gaikindo bahwa pasar otomotif tahun ini sebesar 750 ribu unit.

Rekomendasi