Meski pasar otomotif masih melambat, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mencatat penjualan kendaraan stabil pada Oktober lalu. Di Oktober, Suzuki mencatat penjualan ritel 5.715 unit dengan pangsa pasar 12,4 persen.
“Meski pasar otomotif sedang lesu, capaian penjualan Suzuki perlahan-lahan semakin stabil. Pada September dan Oktober, kami mencatat penjualan mendekati 6.000 unit. Tentu hal ini berkat kepercayaan masyarakat yang memilih produk Suzuki sebagai kendaraan andalan. Kami berharap industri otomotif Indonesia semakin pulih dan stabil kembali menjelang akhir tahun,” kata Donny Saputra, 4W Marketing Director SIS, dalam rilisnya, kemarin.
Berdasarkan data Gaikindo di Oktober, model New Carry Pick Up berkontribusi 3.363 unit atau sekitar 64 persen terhadap penjualan ritel Suzuki. Disusul XL7 sebagai SUV unggulan dengan kontribusi 11 persen dan All New Ertiga 8 persen.
Advertisement
Penjualan Suzuki tersebut kembali stabil yang didominasi produk-produk buatan Indonesia sebesar 95 persen. Mobil Suzuki juga memilki tingkat muatan komponen lokal yang tinggi hingga 85 persen.
Selain mendominasi angka penjualan Suzuki di Indonesia, produk buatan dalam negeri ini juga turut berkontribusi pada angka ekspor Suzuki dengan capaian ekspor selama Oktober sebesar 4.190 unit.
“Terima kasih atas kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap produk-produk Suzuki. Tentunya dukungan dan kepercayaan dari masyarakat semakin memotivasi kami untuk terus berkontribusi dalam menstimulus pasar. Sehingga dalam berbagai hal, baik ekonomi, industri, dan sektor lainnya bisa kembali stabil dan pulih seperti sedia kala,” pungkas Donny.