Pabrikan otomotif global baru telah lahir, kemarin. Peugeot S.A. (Groupe PSA) asal Perancis dan Fiat Chrysler Automobiles N.V. (FCA) asal Italia, mengumumkan nama baru grupnya, hasil merger, yakni Stellantis.
Inilah bendera baru kedua raksasa otomotif dunia tersebut.
Dikutip dari berbagai sumber, kelompok baru Stellantis ini akan menjadi pabrikan mobil terbesar keempat di dunia secara volume, setelah VW Group, Toyota, dan General Motors (GM).
Lembaga Antimonopoli Uni Eropa (UE) mengaku akan mempelajari proposal merger ini, terutama dampaknya terhadap kompetisi mobil van kecil di beberapa negara Eropa.
Merger lengkap antara PSA Grup dan FCA akan rampung pada kuartal I tahun depan (2021). Sesuai dengan rencana dari kedua grup dan regulasi yang berlaku.
Namun, merger ini tidak akan mengubah merek mobil kedua perusahaan, terutama yang memiliki makna historis di masing-masing negara, seperti Alfa Romeo, Chrysler, Fiat, Jeep, dan Peugeot. Seluruh merek ini tetap dan tidak berubah.
Advertisement
Stellantis dari Kata Stello; Terang
Stellantis berasal dari kata latin 'Stello', artinya terang seperti bintang. Merger ini merupakan inspirasi dari kerja sama yang terjalin dari kedua pemegang berbagai merek otomotif yang sangat bersejarah.
Penetapan atas kesepakatan itu menandai era baru dari mobilitas dengan berbagai value dari kedua grup yang semakin matang.
Stellantis menjadi kombinasi dan kolaborasi dari keahlian PSA dan FCA di industri otomotif global. Keahlian kedua perusahaan tersebut digabungkan untuk menciptakan skala bisnis otomotif yang jauh lebih luas dalam menjangkau pasar global.
Nama Stellantis akan digunakan pada tingkatan grup sebagai sebuah corporate brand. Proses berikutnya adalah peluncuran logo Stellantis.