Perkumpulan Transportasi Wisata Indonesia (PTWI) menyampaikan permintaannya kepada Kementerian Perhubungan untuk memperpanjang masa peremajaan bus wisata menjadi 15 tahun dari 10 tahun, sesuai regulasi. Permintaan tersebut disampaikan saat perayaan HUT ke-2 PTWI di BSD City, Tangerang, kemarin malam (23/10).
PTWI adalah organisasi para pengusaha bus wisata di seluruh Indonesia, dengan jumlah anggota tercatat 32 perusahaan otobus (PO).
Yuli Sayuti, Ketua Umum PTWI, mengungkapkan alasan 'curhat' tersebut. Regulasi Kementerian Perhubungan yang menyatakan usia bus wisata 10 tahun menjadi tantangan berat para anggotanya, saat memulai investasi. Sebab waktu 10 tahun tidaklah cukup bagi pihaknya ketika memulai bisnis ini.
Gamblangya begini, bisnis perusahaan otobus, khususnya angkutan wisata, ternyata tidak sekeren nama pariwisata itu sendiri. Anggota PTWI rata-rata berinvestasi dengan tempo kredit bus selama 3-5 tahun. Sekitar tiga tahun berikutnya, anggotanya baru mencapai balik modal alias BEP. Artinya, kami benar-benar harus bekerja keras selama paling tidak tujuh tahun.
Dengan masa peremajaan bus 10 tahun seperti sekarang, maka kami hanya punya waktu tiga tahun untuk menikmati untung. Setelah itu, kami harus kembali mengeluarkan biaya besar untuk proses peremajaan bus.
"Maka itu, kami berharap pemerintah bisa memperpanjangnya menjadi 15 tahun," ungkap Yuli kepada pemerintah yang malam itu diwakili oleh Ahmad Yani, Direktur Angkutan dan Multimoda Kementerian Perhubungan.
Pada kesempatan sama, Yuli menjelaskan perkembangan terkini perkumpulannya. Kata dia, maksud dan tujuan PTWI adalah mengakomodasi perusahaan otobus wisata bersatu dalam satu wadah. Salah satu yang berhasil kami wujudkan adalah mendukung dan mensukseskan progam Kementerian Perhubungan terkait proses perizinan penyelenggaraan wisata secara online.
PTWI juga menjadi jembatan komunikasi aktif dan sinergi dengan instansi-instansi terkait, khususnya Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata, serta Kepolisian Republik Indonesia.
“Kami berkumpul di sini merayakan HUT ke-2 PTWI sekaligus meminta dukungan berbagai pihak terkait. Ini kali pertama kami buat acara kumpul seperti ini sekaligus jadi ajang kami berkomunikasi dengan pemerintah,” ucapnya.
Baru berusia dua tahun, PTWI masih membutuhkan banyak bimbingan dalam berbagai hal. Sehingga sangat perlu selalu bersinergi dengan pemerintah, khususnya Kementerian Perhubungan serta Kementerian Pariwisata.