Teknologi hibrida yang disematkan pada BMW i8 tampaknya akan segera bisa dirasakan masyarakat Indonesia. Pasalnya, mobil konsep yang dihadirkan di Indonesia International Motor Show 2014 ini sedang dilihat potensinya di pasar Indonesia.
"Banyak pertimbangan dari infrastruktur pembuatannya, pajaknya, samapai regulasi dari pemerintah mesti kita lihat," jelas Head of Corporate Communications BMW Group Indonesia, Jodie O'tania.
Sebagai informasi BMW i8 ini menggunakan dua sumber tenaga, mesin tiga silinder 1,5 L Turbo bertenaga 231 hp dengan motor listrik 131 hp bertenaga baterai lithium-ion.
Kedua sumber ini dipadukan dalam sistem yang bernama plug-in hybrid, dimana kendaraan ini dapat menempuh jarak hingga 37 kilometer dan kecepatan puncak 120 kilometer per jam dengan hanya menggunakan tenaga listrik.
Sedangkan untuk mesin bensin, akselerasi 0 sampai 100 kilometer per jam dapat dicapai dalam waktu 4 detik dan konsumi bahan bakar 2,1 liter per 100 kilometer.
"Di Singapura mobil ini sudah dipasarkan dengan harga Rp 5,4 milyar. Kalau masuk Indonesia pasti harganya lebih dari itu," jelasnya.
(kpl/fid/fjr)Advertisement