Dalam mengantisipasi membeludaknya jumlah pemudik bersepeda motor, Kementerian Perhubungan menyiapkan kapal TNI KRI Banda Aceh yang bisa dimuati 1.000 sepeda motor dengan tujuan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.
Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan Bambang S Ervan pun dalam keterangannya menyebutkan bahwa aturan khusus sudah disiapkan dalam menjalankan proses ini. Selain kebutuhan perangkat keselamatan selama di kapal, ia juga menyebutkan adanya peraturan perjalanan.
"Demi keselamatan pengguna motor yang akan naik KRI Banda Aceh diharapkan mengisi BBM secukupnya. Life jacket disediakan 400 unit serta pengaturan perjalanan sepeda motor secara rombongan maupun penetapan khusus dan tempat istirahat," paparnya.
Penggunaan sepeda motor sebagai sarana transportasi pada musim mudik Lebaran masih menjadi alternatif. Karena fungsinya yang lebih ringkas dan bisa digunakan dengan mudah. Selain itu juga hemat saat sampai di kampung halaman atau tempat tujuan mudik.
KRI Banda Aceh sendiri berkapasitas 15.000 penumpang. Kapal rencananya disiapkan untuk dua trip perjalanan, yaitu berangkat pada H-4 dan H-2 Idul Fitri dengan rute Tanjung Priok menuju pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.
Seperti yang sudah-sudah, pada Lebaran ke depan diprediksikan akan mengalami peningkatan jumlah pemudik dibanding tahun sebelumnya. Prediksi menurut Kementerian Perhubungan, jumlah mereka yang mudik akan mencapai 17 juta jiwa.
(kpl/why/spr)