Mengapa busi cepat mati meski baru diganti? Ini penyebabnya!

Rabu, 19 Agustus 2015 18:03 Reporter : Yoga Tri Priyanto
Mengapa busi cepat mati meski baru diganti? Ini penyebabnya! ilustrasi busi. © Otosia.com

Merdeka.com - Tak dipungkiri, sejumlah pengguna motor pasti pernah mengalami hal ini. Busi mati padahal baru saja diganti? Mengapa bisa demikian?

Merdeka.com kali ini akan membeberkan penyebab mengapa busi gampang mati.

Pertama adalah hisapan bensin terlalu banyak. Hal ini biasanya disebabkan oleh karburator banjir, ruang mesin terlalu banyak bensin sehingga menjadi lembap dan cepat kotor. Busi yang kotor dapat mengakibatkan korsleting dan membuatnya cepat mati. Solusinya perbaiki atau servis karburator cek apakah jarum pengapung masih bagus atau tidak.

Penyebab kedua adalah ruang mesin terlalu basah oleh oli. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh keausan pada ring seker atau setang seker. Atau bisa juga terjadi karena silinder yang sudah aus sehingga membuat oli menyusup masuk ke ruang mesin.

Dampak terburuk jika terjadi hal ini adalah motor berasap melalui knalpot secara 'lebay'. Asap tersebut adalah kotoran hasil keadaan lembap dari ruang mesin yang basah. Solusinya, bersihkan mesin.

Penyebab ketiga adalah kosleting pada jalur pengapian. Korsleting ini membuat motor menjadi ngadat (brebet) dan juga alat pengapian seperti koil, cdi spul akan cepat mati. Solusinya, cek jalur pengapian, apabila ada kabel terbakar atau terlihat korsleting, segera perbaiki.

Semoga bermanfaat! [ega]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini