Ini Penyebab Ban Motor Benjol dan Kawatnya Putus, Serta Cara Mengatasinya

Ini Penyebab Ban Motor Benjol dan Kawatnya Putus, Serta Cara Mengatasinya

Djoko Poerwanto
Oleh Djoko Poerwanto - Reporter
Ini Penyebab Ban Motor Benjol dan Kawatnya Putus, Serta Cara Mengatasinya
Ini Penyebab Ban Motor Benjol dan Kawatnya Putus, Serta Cara Mengatasinya (Merdeka.com)

Penyebab ban motor menjadi benjol dan kawatnya putus dapat diatasi dengan cara berikut

Penyebab utama ban motor menjadi benjol dan kawatnya putus adalah sebagai berikut.

Pada Senin (24/6/2024), berbagai sumber berhasil merangkum penyebab utama terjadinya kondisi ban motor benjol dan putusnya kawat penyusun dinding ban luar.

Ban kurang memberikan tekanan

Ban motor bisa benjol jika tekanannya terlalu rendah. Selain itu, tekanan ban yang kurang juga bisa membuat dinding ban tidak cukup kuat menahan beban dari motor dan pengendara. Selain itu, tekanan ban yang rendah juga bisa menyebabkan ban mudah bocor dan mengalami keausan yang tidak merata.

2. Menabrak ke dalam Lubang

2. Menabrak ke dalam Lubang
Dok. Istimewa

Jika mobil melaju dengan kecepatan tinggi, menghantam lubang di jalan bisa menyebabkan benang ban putus dan merusak velg.

3. Melakukan tikungan dengan kecepatan yang tinggi

Ban rawan benjol karena pada saat melibas tikungan dengan kecepatan tinggi, pengendara cenderung memiringkan motor sehingga hanya bagian dinding ban yang menyentuh permukaan jalan.

4. Braking abruptly

4. Braking abruptly
Dok. Istimewa

Apabila mengerem secara keras, ban motor juga berpotensi mengalami benjolan. Selama proses pengereman, ban motor harus mampu menahan beban secara tiba-tiba. Oleh karena itu, jika tekanan ban tidak mencukupi, maka ban dapat mengalami benjolan.

Kekurangan Pengisian Angin

Ban motor dapat benjol karena tekanan angin yang kurang. Jika tetap melanjutkan perjalanan dengan ban yang kempes, dinding ban tidak akan mampu menahan beban dari motor dan pengendara.

Ban motor mengalami benjol

Selain mengganggu kenyamanan berkendara, ban motor yang benjol juga dapat membahayakan keselamatan. Risiko kecelakaan dapat meningkat karena kemungkinan ban meletus secara tiba-tiba. Oleh karena itu, penting bagi pengendara untuk memeriksa tekanan ban secara teratur dan menghindari benturan keras saat berkendara.

Bagaimana cara mengatasi ban motor yang mengalami benjolan?

Agar ban motor tidak benjol, pengendara dapat melakukan beberapa langkah berikut:

1. Memeriksa Tekanan Angin

Periksa tekanan angin pada ban motor dan pastikan sesuai dengan standar yang diperlukan.

2. Menghindari Benturan Keras

Usahakan untuk menghindari benturan keras di jalan, terutama di lubang-lubang yang keras.

3. Mengurangi Tekanan pada Bagian Ban yang Menyentuh Permukaan Jalan dengan Menikung dengan Kecepatan Rendah

Menikung dengan kecepatan rendah dapat membantu mengurangi tekanan pada bagian ban yang menyentuh permukaan jalan.

4. Menghindari Risiko Kecelakaan dengan Segera Mengganti Ban Motor yang Rusak

Jika ban motor benjol, segera ganti dengan ban yang baru untuk menghindari risiko kecelakaan.

Rekomendasi