Deretan Mobil Niaga Listrik Terjangkau di GIICOMVEC 2026, Cocok untuk UMKM

Acara GIICOMVEC 2026 menjadi momen krusial untuk kemajuan kendaraan niaga listrik di Indonesia.

Arief Aszhari
Oleh Arief Aszhari - Reporter
Deretan Mobil Niaga Listrik Terjangkau di GIICOMVEC 2026, Cocok untuk UMKM
DFSK Gelora E dan Super Cab Mejeng di GIICOMVEC 2026, Tawarkan Mobilitas Niaga Modern (Arief A/Liputan6.com) (© 2026 Liputan6.com)

Acara GIICOMVEC 2026 menjadi momen penting bagi kemajuan kendaraan niaga listrik di Indonesia. Berbagai produsen menghadirkan solusi kendaraan komersial berbasis baterai yang diklaim lebih efisien dalam operasional, serta mendukung tren elektrifikasi di sektor logistik dan bisnis.

Meskipun menawarkan efisiensi yang tinggi, beberapa model kendaraan komersial bertenaga baterai masih memiliki harga yang cukup tinggi, mencapai sekitar Rp 300 juta. Namun, ada beberapa model yang menarik perhatian dengan harga yang lebih terjangkau. Menurut informasi dari Liputan6.com, terdapat dua merek yang menawarkan mobil niaga dengan harga di bawah Rp 300 juta.

Model pertama adalah DFSK Gelora E, yang dipasarkan mulai dari Rp 248.000.000 (OTR Jakarta). DFSK juga meluncurkan program 'DFSK Dukung Bisnis Anda', yang memberikan subsidi trade-in hingga Rp 85.000.000. Selain itu, setiap pembelian unit akan mendapatkan bonus berupa Portable Charging dan Wall Charging lengkap dengan instalasinya, sehingga memudahkan pelaku usaha dalam memiliki kendaraan listrik.

DFSK Gelora E dilengkapi dengan baterai Lithium-ion yang tersedia dalam dua pilihan kapasitas, yaitu 38 kWh dan 42 kWh. Kendaraan ini dapat menempuh jarak hingga 268 km atau 300 km (NEDC), tergantung pada varian baterai yang dipilih. Terdapat dua varian yang ditawarkan, yaitu Blind Van dan Mini Bus, yang keduanya memberikan efisiensi operasional serta keandalan untuk meningkatkan produktivitas sambil mendukung transisi menuju mobilitas berkelanjutan.

Merek kedua yang hadir adalah Linxys, yang menawarkan tiga model unggulannya, yaitu G050, G100-R, dan G230V. Dalam hal harga, G050 dan G100-R masing-masing dijual seharga Rp 275 juta, sementara G230V dibanderol dengan harga Rp 300 juta. Ketiga model ini masih diimpor secara utuh, atau dikenal dengan istilah Completely Built-Up (CBU).

"Untuk G050 dan G100R, waktu tunggunya sebulan. Sedangkan yang G230V, bisa sampai Januari karena memang produksi di China belum ada yang setir kanan," tegas salah satu tenaga penjual di booth Linxys GIICOMVEC 2026, Jumat (10/4/2026).

Secara teknis, G050 dilengkapi dengan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 29,67 kWh yang mampu menempuh jarak maksimum mencapai 230 km dalam satu kali pengisian. Dalam hal performa, motor listriknya menawarkan torsi sebesar 120 Nm yang sangat responsif, sehingga cocok untuk menghadapi tanjakan di perkotaan. Fitur keselamatan yang ditawarkan pun setara dengan mobil penumpang premium, mencakup berbagai teknologi seperti Autonomous Emergency Braking dan Hill Start Assist.

Di sisi lain, Linxys G100-R menawarkan opsi yang lebih fleksibel. Mobil ini tersedia dalam tiga konfigurasi kursi yang berbeda, yaitu 2, 5, atau 7 kursi, serta memiliki kapasitas angkut kargo yang mengesankan hingga 970 kg. Linxys G100-R juga dilengkapi dengan baterai LFP yang lebih besar, yaitu 41,86 kWh, yang memungkinkan jarak tempuh hingga 252 km berdasarkan standar WLTP. Kedua model Linxys ini telah mendukung teknologi pengisian cepat, di mana proses pengisian daya dari 30% hingga 80% hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit.

Rekomendasi