Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

ABB dan PLN Icon Plus Akan Bikin Layanan-Infrastruktur Kendaraan Listrik Bersama

ABB dan PLN Icon Plus Akan Bikin Layanan-Infrastruktur Kendaraan Listrik Bersama Pengguna Mobil Listrik Sedang Mengisi Daya di SPKLU PLN. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - ABB dan PLN Icon Plus meneken nota kesepahaman (MoU) untuk menjajaki berbagai peluang pengembangan infrastruktur pengisi daya kendaraan listrik di Indonesia.

MoU ini ditandatangani oleh Gerard Chan, Presiden Direktur PT ABB Sakti Industri (ABB Indonesia); WeeJin Lee, Region Leader for Asia Pacific of ABB E-mobility Pte Ltd; dan Anne Aprina, Vice President Electric Vehicle Services PLN Icon Plus di Jakarta, kemarin (13/4).

Gerard Chan, Presiden Direktur PT ABB Sakti Industri menyatakan, saat ini Indonesia mengalami perkembangan sangat pesat dalam hal adopsi transportasi kendaraan listrik, termasuk dalam penyediaan infrastruktur pengisian daya yang andal di berbagai wilayah Indonesia.

“Nota Kesepahaman antara ABB dan PLN Icon Plusi menandaikomitmen kedua perusahaan untuk mempererat kerja sama dalam pengembangan berbagai layanan terkait pengisi daya kendaraan listrik. Sekaligus bentuk dukungan untuk pemerintah dalam percepatan implementasi e-mobility di Indonesia,” jelas Chan dalam rilisnya, kemarin.

Simpelnya, ABB and PLN Icon Plus akan melakukan berbagai kajian teknologi, studi, dan diskusi terkait pengembangan layanan pengisi daya kendaraan listrik. Kedua perusahaan akan bersinergi dalam penyediaan layanan pengisi daya kendaraan listrik yang mencakub.

Namun tidak terbatas pada asesmen teknologi, studi pasar, pengembangan platform CSMS (Charging Station Management System), aktivitas marketing dan penyediaan perangkat pengisi kendaraan listrik (charger).

Anne Aprina Vice President Electric Vehicle Services PLN Icon Plus, menambahkan, pemerintah mempersiapkan berbagai regulasi untuk menyambut era kendaraan listrik dalam negeri.

Regulasi ini dimulai dari Peraturan Presiden No 55 tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai yang menjadi tonggak awal dimulainya era kendaraan listrik di Tanah Air.

Kemudian program insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk pembelian kendaraan bermotor listrik beroda empat dan bus dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 38 Tahun 2023 yang efektif April ini.

“Dengan kerja sama ini, PLN Icon Plus dan ABB ikut serta mendukung pemerintah dalam memasuki era kendaraan listrik di Tanah Air. Ke depan, pertumbuhan industri kendaraan listrik semakin berkembang pesat, karena itu PLN Icon Plus akan terus mengembangkan bisnis Beyond kWh terutama untuk mendukung Kendaraan Bermotor ListrikBerbasis Baterai beserta seluruh ekosistemnya,” jelasnya.

Berdasarkan data PT PLN (Persero), per Desember 2022, jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Indonesia sebanyak 588 unit yang tersebar di 257 lokasi. Dibandingkan tahun sebelumnya, ada peningkatan sebesar 120,22 persen. (mdk/sya)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP