Masa depan pebalap Athina Forward, Stefan Bradl di MotoGP musim depan kian tak jelas. Setelah sang pimpinan tim, Giovanni Cuzari ditangkap pihak berwajib Italia atas kasus penggelapan pajak pekan lalu, nasib pebalap Jerman itupun terombang-ambing.
Bradl yang merupakan juara dunia Moto2 2011, masa kontraknya dengan Forward akan habis akhir tahun nanti meski punya opsi bertahan tahun depan. Target utama Bradl adalah bertahan di MotoGP, namun membuka pintu untuk tim lain yang ingin menggaetnya.
"Lihat saja nanti. Saya berusaha bertahan di MotoGP tahun depan. Bisa jadi saya bertahan di Forward. Saya tak menampik apapun dan saya membuka pintu lebar-lebar. Kontrak saya memang akan habis, jadi saya melihat semua peluang yang ada," ujarnya kepada Motorsport Total.
Bradl yang berusia 25 tahun menjalani debut di MotoGP pada tahun 2012 bersama LCR Honda dan mengendarai motor pabrikan RC213V selama tiga tahun, sebelum akhir tahun lalu memutuskan hijrah ke Forward untuk mengendarai motor Open Forward Yamaha.
(mt/kny)