5 Pembalap MotoGP yang meninggal di sirkuit

Sabtu, 18 Juli 2015 06:06 Reporter : Yoga Tri Priyanto
5 Pembalap MotoGP yang meninggal di sirkuit Kecelakaan MotoGP. © Sportrider.com

Merdeka.com - Ajang MotoGP memang sangat menarik ditonton. Beberapa nama besar yang menghiasi papan peserta balapan tersebut menjadi daya tarik tersendiri. Namun berpacu dalam kecepatan tinggi untuk motor tetaplah memiliki resiko kecelakaan yang tak kecil.

Beberapa insiden tabrakan yang mengakibatkan pembalap cedera pun sudah banyak terjadi. Tak haya cedera ringan atau parah, bahkan sejumlah pembalap MotoGP ada yang mengakhiri hidupnya di sirkuit tempat dia balapan.

Di sini, merdeka.com telah mengumpulkan daftar 5 pembalap terakhir yang meninggal saat balapan. Siapa saja? Simak ulasannya berikut ini:

1 dari 5 halaman

Marco Simoncelli

Marco Simoncelli. © rasingisinmyblood.net

Pada tahun 2011 lalu, dunia MotoGP berduka dengan meninggalnya pembalap asal Italia, Marco Simoncelli. Pembalap yang dikenal sangat berani dalam mengambil resiko ini akhirnya meninggal setelah mengalamai kecelakaan di sirkuit Sepang, Malaysia.

Kala itu, pembalap berambut kribo ini tengah berpacu dengan Alvaro. Alvaro berhasil melewati tikungan, sementara Simoncelli tak berhasil melewati tikungan dan akhirnya motor Honda yang ditungganginya goyang hingga akhirnya terjatuh.

Di belakang Simoncelli sudah ada Valentino Rossi dan Colin Edward dan langsung menghantamnya. Bahkan helm balap Simoncelli sempat lepas saat tabrakan itu. Pembalap berjuluk 'SuperSic' ini akhirnya mengembuskan nafas terakhirnya dalam perjalanan ke rumah sakit.

2 dari 5 halaman

Shoya Tomizawa

Shoya Tomizawa. ©2014 Merdeka.com

Shoya Tomizawa adalah pembalap MotoGP yang masih sangat muda saat dia meregang nyawa di lintasan balap. Tomizawa yang kala itu berumur 19 tahun mengalami kecelakaan tunggal dan sangat fatal pada Moto GP seri San Marino tahun 2010.

Kecelakaan tunggal tersebut membuatnya terjatuh dan tanpa sengaja di belakangnya sudah menanti Alex dan Scoot yang melaju dengan kecepatan tinggi. Tabrakan pun tak terelakkan dan membuat Tomizawa terpental hingga akhirnya meninggal dunia.

3 dari 5 halaman

Daijiro Kato

Daijiro Kato. ©2014 Merdeka.com

Pembalap asal Jepang ini meninggal dalam sebuah kecelakaan pada sesi latihan di sirkuit kandang sendiri, yaitu Suzuka tahun 2003 lalu. Kala itu Kato mengalami insiden yang membuatnya jatuh dari motor yang ditungganginya karena hilang keseimbangan.

Jatuhnya Kato di sirkuit lantas membuatnya terseret dan terpental hingga tubuhnya menghantam dinding pembatas area balapan. Kato mengalami luka yang cukup serius dan saat dibawa ke rumah sakit, nyawanya tak tertolong.

4 dari 5 halaman

Ivan Palazzese

Ivan Palazzese. ©2014 Merdeka.com

Iva Palazzese mengalami kecelakaan hingga akhirnya meregang nyawa pada tahun 1989 di GP Hockenheim. Kala itu Ivan mengalam kendala pada mesin motornya. Kerusakan mesin pada motornya membuat Ivan terjatuh yang kebetulan berdekatan dengan pembalap lainnya, yaitu Andreas Preining. Tabrakan pun terjadi.

Saat Ivan Palazzese berusaha untuk bangkit, tiba-tiba ada motor lain yang menabraknya dalam kecepatan tinggi. Pada saat kecelakaan terjadi tidak ada dokter yang menolongnya. Pertolongan justru datang dari salah satu pembalap Vergio Ferrari yang menghentikan motornya dan berupaya untuk menolong Palazzese.

Sayang, nyawanya tak tertolong dan dia meninggal di tempat kejadian karena cedera yang dialaminya cukup parah.

5 dari 5 halaman

Michel Frutschi

Michel Frutschi. © Riderfiles.com

Masa keemasan dari Michel Frutschi adalah pada tahun 1979. Kala itu dia pertama kalinya berada di posisi kelima dalam kejuaraan motor kelas 350cc. Pembalap asal Jenewa Swiss ini meninggal setelah mengalami kecelakaan tragis di sirkuit Le Mans, Prancis pada tahun 1983.

Kala itu, dia berusia 30 tahun. Karirnya harus berakhir di lintasan balap yang sudah membesarkan namanya. [ega]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini