Kemenpora berhak mengatur sepak bola

Kurang ajar anggota DPR itu, orang saya saja dimaki-maki.

Arbi Sumandoyo
Oleh Arbi Sumandoyo - Reporter
Kemenpora berhak mengatur sepak bola
Ketua Umum BOPI Noor Aman. ©2015 Merdeka.com/Muhammad Taufik

Sengkarut antara Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sejatinya disulut oleh dua klub sepakbola nasional, Arema dan Persebaya. Dua klub asal Jawa Timur itu tidak mendapatkan rekomendasi mengikuti kejuaraan AFC lantaran tidak mendapatkan rekomendasi Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).Jauh sebelum itu, BOPI juga sempat dikecam lantaran dinilai tidak berhak memberikan rekomendasi soal status Arema dan Persebaya. Buntutnya BOPI berseteru dengan PT Liga Indonesia karena dinilai tidak berhak untuk mengintervensi kedua klub nasional itu mengikuti kompetisi karena yang menentukan layak atau tidak yaitu PSSI.Tentu ini menambah perseteruan makin melebar ke Kemenpora dan PSSI. Namun sebagai Badan Pengawas di bawah pemerintah, BOPI merasa punya andil untuk membawa sepak bola Indonesia ke arah lebih baik. "FIFA punya kewenangan untuk verifikasi. AFC punya kewenangan untuk itu. PSSI juga punya, tapi tidak berarti bahwa pemerintah tidak punya. Kita mengakui itulah, tapi kita tidak boleh beranggapan pemerintah tidak punya," kata Ketua Umum BOPI M Noor Aman saat berbincang dengan merdeka.com di kantornya, kemarin.Berikut penuturan Mayor Jenderal Purnawirawan, M Noor Aman kepada Arbi Sumandoyo dan Muhammad Taufik dari merdeka.com, Kamis kemarin:Benarkah banyak orang-orang bekas IPL di BOPI seperti yang dituduhkan?Nah sebenarnya kalau bicara soal IPL atau ISL itu kan sudah lama dan sudah didamaikan. Saya malah bilang yang namanya pak Johar Arifin dulukan IPL juga, yang namanya La Nyalla itukan IPL juga, satu grup lah. Bahwa kita di sini saya menggunakan orang seperti bekas orangnya Joko Tri juga.Artinya masalah seperti itu sudah tidak ada?Buat saya sih tidak ada masalah. Saya juga memerlukan, hanya sekadar membantu saya mencari, memahami FIFA tuh kaya apa sih, AFC kaya apa sih. Mari kita bandingkan dengan Undang-Undang Nomor 5, kemudian diturunkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 16. Kita melihat dari aspek itu saja. Penentuan kriteria (klub). Tapi kemudian untuk menentukan ini sah atau tidak sah ya enggak, kitakan hanya berdasarkan data saja bukan dari dia kok. Tapi kita minta data enggak ada.Kemudian yang kedua adalah ada komplain masuk, bukan dari dia. Saya tidak terpengaruh dengan IPL-nya yang jelas ada. IPL tapi bekas ISL juga, bekas anak buahnya La Nyalla juga, bekas anak buahnya Joko Tri juga.Benar-benar sudah clear ya?Menurut saya tidak ada masalah, itu kan pekerjaan teknis banget yang saya perlu. Menerjemahkan Bahasa Inggris kan juga butuh orang yang bahasa Inggrisnya bagus, ya kan? Membaca statuta FIFA itu kan tidak segampang itu ya kan. Mana yang benar, mana yang ini, itu saja.Sekarang muncul lembaga yang sepertinya ingin menyaingi BOPI, yaitu Komite Olahraga Profesional Nasional Indonesia, bagaimana BOPI melihat ini?Ya sebetulnya BOPI bukan siapa-siapa, yang membesarkan BOPI ya orang-orang itu. Bener enggak? BOPI itu bukan siapa-siapa, besarnya BOPI kan karena kalian maki-maki. Di depan DPR saya bilang begitu. Karena dihujat, di sini, lama-lama kan orang pengen tau BOPI itu apa.BOPI dituding tidak independen dan lebih pro kepada Kemenpora, salah satunya tudingan dari DPR?Kurang ajar anggota DPR itu, orang saya saja dimaki-maki. 'Bubarkan saja BOPI itu, berapa sih gajinya itu. Ini tidak independen, memihak menteri.' Padahal dia(DPR) yang desak-desak. Kata mereka pokoknya harus 18 club harus main. Itu namanya kan mengintervensi kan? Pokoknya harus. Itukan bukan bahasa mengintervensi lagi tapi sudah meneror. Saya sih terang saja, kalau mau dibubarkan, bubarkan saja saya bilang.Banyak juga yang menilai jika BOPI tidak berwenang mengeluarkan rekomendasi kepada Arema dan Persebaya?Betul. Ya memang itu ranahnya beda. Tapi PSSI menyembunyikan itu, tidak dibuka. Tahu dia. Sama Johar saja saya tanya soal Malang itu. Dia tahu kalau itu dualisme kepemilikan. Bahkan dia mengatakan jika dua-duanya salah. 'Enggak ada yang bener tuh pak dua-duanya'. Begitu. Jadi sebetulnya itu urusannya PSSI, tapi masalahnya PSSI itu menyembunyikan itu. Ada klub yang tidak bayar utang tidak dipaksa, ada klub yang tidak bayar pajak juga tidak ditagih, memang sebetulnya PSSI yang berwenang melakukan itu. Dia punya kewenangan untuk itu. FIFA punya kewenangan untuk verifikasi. AFC punya kewenangan untuk itu. PSSI juga punya, tapi tidak berarti bahwa pemerintah tidak punya. Kita mengakui itulah, tapi kita tidak boleh beranggapan pemerintah tidak punya. Di situ (klub) ada usaha, gaji, yang tidak dibayar dan itu yang kemudian menjadi semacam mencari alasan untuk tidak mengintervensi dan selalu mengatakan 'sayakan FIFA'.Padahal di situ ada masalah pajak juga?Ada pajak, ada urusan gaji, ada urusan KITAS, ada urusan izin bermain, kan pemerintah. Jangan pemerintah hanya Kemenpora saja, ya kan. Izin masuk, Visa kerja atau Visa ini, kalau pemerintah enggak ikut? Bagaimana.Secara garis besar apa tugas utama BOPI?Membantu pemerintah dalam rangka pembinaan, pengembangan dan pengendalian serta pengawasan olahraga profesional.Jadi tidak hanya sepak bola saja?Seluruh. Dalam rangka tugas pembinaan dan pengawasan itu, itulah kemudian muncul yang namanya rekomendasi. Itukan sama saja namanya pengawasan.Rekomendasi BOPI mengikat siapa saja?Mengikat. Dia tidak akan mendapatkan izin berupa KITAS jika tidak ada rekomendasi dari BOPI. Dia tidak akan dapat izin tinggal jika tidak ada rekomendasi dari BOPI. Termasuk keramaian, dia tidak akan dapat izin jika tidak ada rekomendasi dari BOPI. Itukan mengikat, yang semua itu kami akan memberikan izin jika ada kontra stadion, ada bebas utang, itu syaratnya kami memberikan rekomendasi.Apa sanksinya jika rekomendasi itu tidak di jalankan?Itu kemarin, karena tidak dijalankan dan tetap ikut dalam permainan, kemudian Persebaya tetap dimainkan. Kemudian kita tegor, salah. Kemudian keluarlah SP 1. Diperintahkan kepada PSSI untuk melarang. Ngotot ya sanksinya seperti terakhir kemarin, tidak mengakui kegiatan PSSI. Baik itu kongres, kongres luar biasa, termasuk kompetisi. Jadi bukan pembekuan.Bagaimana jika terjadi sengkarut di cabang olahraga lain?Contoh deh. Ini golf (Sambil menunjukkan proposal). Ini sama saja kan dia mengajukan proposal untuk meminta rekomendasi. Pada saat misalnya ada dua kepemilikan ganda, itu tidak akan kita kasih sampai mereka rekonsiliasi berdua. Ini hanya contoh saja. Pernah saya tidak memberikan rekomendasi sebelum ada rekonsiliasi.Cabang olahraga mana saja yang mengikat BOPI, bisa disebutkan?Sepak bola, kemudian golf, volli, basket. Ini belum kita sentuh liga-nya tapi baru kita sentuh mendatangkan pemain asing. Dan tinju, tinju itu rutin setiap minggu. Kemudian sama perkumpulan-perkumpulan Muaithai. Itu kita layani. Itu di bawah BOPI. Pokoknya semua yang masuk kategori olahraga profesional yang atletnya mendapat gaji dan hadiah itu minta rekomendasi BOPI.

Rekomendasi